Bejo Burner OEM Riello RS-RLS Series – Teknologi Pembakaran Modern

bejo burner oem riellors series

Bejo Burner OEM Riello RS-RLS Series – Teknologi Pembakaran Modern

Bejo Burner RS/RLSeries – Performa Pembakaran Stabil untuk Industri

 

dual fuel burner RS RLS

dual fuel burner RS RLS

Download katalog produk untuk melihat detail spesifikasi lengkap.Model RS/RLS  adalah solusi burner industri yang dirancang untuk kebutuhan pembakaran skala besar dengan efisiensi tinggi.Produk ini dirancang agar efisien, stabil, dan mudah digunakan. Selain itu, burner ini banyak digunakan pada sistem boiler, thermal oil heater, dan furnace.Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh performa maksimal sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar dalam operasional harian.

Spesifikasi  Type RS-RLS

Burner ini tersedia dalam berbagai kapasitas. Oleh karena itu, pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan industri kecil hingga besar.

  • Kapasitas mulai dari 390 kW hingga 2290 kW
  • Sistem kontrol pembakaran otomatis
  • Konstruksi kuat dan tahan lama

Keunggulan Sistem Pembakaran Industri

Produk ini memiliki beberapa keunggulan penting. Selain itu, sistemnya dirancang untuk penggunaan jangka panjang.

  • Efisiensi pembakaran tinggi
  • Emisi rendah dan lebih ramah lingkungan
  • Performa stabil dalam operasional
  • Mudah dalam instalasi dan perawatan

Aplikasi  RS/RLS  di Industri

Burner ini digunakan di berbagai sektor industri. Misalnya, untuk sistem pemanasan yang membutuhkan stabilitas tinggi.

  • Boiler industri
  • Thermal oil heater
  • Oven dan dryer
  • Furnace dan kiln

RLS Dual Fuel Burner merupakan burner industri yang dapat menggunakan dua jenis bahan bakar, yaitu gas dan solar (light oil/diesel). Sistem ini banyak digunakan pada boiler uap, thermal oil heater, oven industri, dryer, asphalt plant, hingga furnace karena mampu menjaga kontinuitas produksi ketika salah satu bahan bakar mengalami kendala suplai.

Keunggulan RLS Dual Fuel Burner

Beberapa keunggulan utama RLS Dual Fuel Burner industri antara lain:

  • Dapat switching bahan bakar gas ke solar secara cepat
  • Sistem pembakaran lebih stabil
  • Cocok untuk industri yang membutuhkan operasi 24 jam
  • Efisiensi pembakaran tinggi
  • Emisi NOx lebih rendah
  • Maintenance lebih mudah dengan sistem hinged opening burner head
  • Tersedia model two stage dan modulating control

Aplikasi RLS Dual Fuel Burner di Industri

RLS Dual Fuel Burner banyak diaplikasikan pada:

  • Boiler steam industri makanan
  • Thermal oil heater
  • Oven powder coating
  • Dryer pabrik kayu
  • Industri tekstil
  • Pabrik kelapa sawit
  • Industri kimia
  • Laundry industrial
  • Asphalt mixing plant

Cara Kerja Dual Fuel Burner

Sistem dual fuel pada RLS bekerja dengan memilih salah satu bahan bakar aktif:

  • Mode Gas → menggunakan Natural Gas atau LPG
  • Mode Oil → menggunakan Solar/HSD

Burner tidak membakar dua bahan bakar secara bersamaan, melainkan berpindah otomatis atau manual sesuai kebutuhan operasional.

Seri RLS yang Banyak Digunakan

Beberapa tipe populer:

ModelKapasitas
RLS 28100–325 kW
RLS 38116–442 kW
RLS 50145–581 kW
RLS 70232–814 kW
RLS 100349–1163 kW
RLS 130465–1395 kW

Spare Part RLS Dual Fuel Burner

Spare part yang umum digunakan:

  • Oil pump
  • Nozzle burner
  • Ignition transformer
  • Flame detector / photocell UV
  • Servo motor
  • Air pressure switch
  • Gas pressure switch
  • Solenoid valve gas & oil
  • Diffuser disc
  • Combustion head
  • Controller burner
  • Ignition electrode
  • Oil flexible hose
  • Damper motor

Permasalahan yang Sering Terjadi

Burner Gagal Start

Penyebab:

  • Tekanan gas rendah
  • Solar masuk angin
  • Flame sensor kotor
  • Ignition transformer lemah

Solusi:

  • Cek pressure gas
  • Bleeding jalur solar
  • Bersihkan UV sensor
  • Periksa percikan api

Api Tidak Stabil

Penyebab:

  • Setting air terlalu besar
  • Nozzle aus
  • Damper tidak sinkron
  • Tekanan solar berubah

Solusi:

  • Setting ulang combustion air
  • Ganti nozzle
  • Kalibrasi servo damper
  • Stabilkan tekanan pompa

Burner Lockout

Penyebab:

  • Flame failure
  • Air pressure switch error
  • Gas valve tidak membuka
  • Controller burner rusak

Preventive Maintenance RLS Burner

Perawatan rutin sangat penting agar burner tetap stabil:

  • Bersihkan nozzle setiap 2–4 minggu
  • Cek elektroda ignition
  • Kalibrasi tekanan gas
  • Cek kebocoran oil line
  • Bersihkan blower fan
  • Analisa pembakaran menggunakan combustion analyzer
  • Cek nilai CO dan CO₂

Studi Kasus Industri

Kasus Boiler Steam Pabrik Makanan

Sebuah boiler steam mengalami downtime karena suplai gas PGN tidak stabil. Setelah menggunakan RLS Dual Fuel Burner, sistem otomatis berpindah ke solar ketika tekanan gas turun sehingga produksi tetap berjalan tanpa shutdown.

Hasil:

  • Produksi lebih stabil
  • Downtime berkurang
  • Boiler tetap aman saat perpindahan fuel
  • Efisiensi pembakaran meningkat

Layanan Teknisi dan After Sales

Layanan yang biasa dibutuhkan industri:

  • Jasa pemasangan burner
  • Commissioning burner
  • Setting combustion
  • Konversi gas ke dual fuel
  • Kontrak service burner
  • Troubleshooting onsite
  • Support teknisi via video call
  • Training operator burner
  • Penyediaan spare part ready stock Indonesia

 

Prepare Spare Part Seri RS dan RLS Burner Industri

Prepare spare part untuk burner seri RS dan RLS sangat penting dalam menjaga
kelangsungan proses produksi industri. Burner seri RS digunakan untuk gas burner,
sedangkan seri RLS digunakan untuk dual fuel burner (gas dan solar).
Kedua tipe burner ini banyak digunakan pada boiler steam, thermal oil heater,
oven industri, dryer, furnace, hingga asphalt plant.

Dengan menyiapkan spare part fast moving, downtime burner dapat diminimalkan
sehingga proses produksi tetap berjalan stabil dan aman.

Perbedaan Burner Seri RS dan RLS

Seri BurnerJenis BurnerBahan Bakar
RSGas BurnerLPG / Natural Gas
RLSDual Fuel BurnerGas + Solar

Burner seri RLS memiliki tambahan sistem oil line seperti nozzle, oil pump,
dan oil solenoid valve yang tidak terdapat pada seri RS.

Spare Part Fast Moving Seri RS

  • Ignition Transformer
  • Ignition Electrode
  • Flame Sensor / UV Photocell
  • Air Pressure Switch
  • Gas Pressure Switch
  • Servo Motor
  • Damper Motor
  • Fan Motor
  • Control Box Burner
  • Gas Solenoid Valve
  • Diffuser Disc
  • Combustion Head
  • Relay Burner
  • Inspection Glass
  • Air Damper Assembly

Komponen di atas merupakan spare part yang paling sering mengalami keausan
akibat temperatur tinggi dan jam operasi burner yang terus menerus.

Spare Part Fast Moving Seri RLS

 Gas Side

  • Gas Valve
  • Gas Regulator
  • Gas Filter
  • Air Pressure Switch
  • Ignition Transformer
  • UV Photocell
  • Servo Motor
  • Damper Linkage

Oil Side

  • Oil Pump
  • Oil Nozzle
  • Oil Flexible Hose
  • Oil Solenoid Valve
  • Oil Filter
  • Oil Heater
  • Oil Pressure Regulator
  • Oil Connector

 Elektrikal

  • Control Box
  • Contactor
  • Thermal Overload
  • Selector Switch
  • Terminal Socket
  • LED Operation Panel

Spare Part yang Wajib Ready Stock

PrioritasNama Spare PartFungsi
Sangat PentingUV PhotocellMendeteksi nyala api burner
Sangat PentingIgnition TransformerMenghasilkan percikan api ignition
Sangat PentingNozzle BurnerMenyemprot bahan bakar solar
PentingControl BoxSistem kontrol operasi burner
PentingAir Pressure SwitchMonitoring tekanan udara blower
CadanganServo MotorMengatur posisi damper udara

Tanda Spare Part Harus Diganti

1. Flame Sensor Lemah

  • Burner sering lockout
  • Api muncul lalu mati
  • Alarm flame failure aktif

2. Ignition Transformer Lemah

  • Tidak ada percikan api
  • Burner gagal start
  • Ignition tidak stabil

3. Nozzle Aus

  • Api tidak simetris
  • Pembakaran boros
  • Asap hitam meningkat

4. Servo Motor Error

  • Damper tidak bergerak
  • Api hunting
  • Burner trip saat high fire

Preventive Maintenance Burner RS dan RLS

 Harian

  • Cek tekanan gas
  • Cek tekanan solar
  • Monitor warna api burner
  • Dengarkan suara blower

Mingguan

  • Bersihkan photocell
  • Bersihkan nozzle
  • Cek elektroda ignition
  • Cek kebocoran gas line

 Bulanan

  • Kalibrasi damper
  • Analisa combustion
  • Cek oil pump pressure
  • Cek ampere motor blower

Studi Kasus Burner RLS Industri

Sebuah boiler steam pada industri makanan mengalami burner trip
berulang saat high fire operation. Setelah dilakukan pengecekan,
ditemukan UV photocell mulai melemah akibat temperatur tinggi dan usia pemakaian.

Tim teknisi melakukan:

  • Penggantian UV sensor
  • Pembersihan combustion head
  • Kalibrasi ulang damper udara
  • Setting combustion analyzer

Hasil setelah perbaikan:

  • Burner kembali stabil
  • Tidak terjadi lockout
  • Konsumsi bahan bakar lebih hemat
  • Produksi kembali normal

Layanan Support dan After Sales

  • Ready stock spare part RS dan RLS
  • Jasa pemasangan burner industri
  • Commissioning burner
  • Setting combustion analyzer
  • Training operator burner
  • Kontrak service burner
  • Troubleshooting onsite
  • Support teknisi via video call 24 jam
  • Emergency shutdown support

Studi Kasus Burner Boiler 5 Ton, 10 Ton, dan 20 Ton

Penggunaan burner seri RS dan RLS pada boiler industri memerlukan setting
yang tepat agar proses pembakaran stabil, hemat bahan bakar, dan aman untuk
operasi produksi jangka panjang. Berikut beberapa studi kasus yang sering
terjadi di lapangan pada kapasitas boiler berbeda.

Studi Kasus Boiler Steam 5 Ton

Permasalahan

Boiler steam 5 ton di industri makanan mengalami burner lockout
berulang terutama saat start pagi hari. Burner menggunakan sistem gas burner
seri RS dengan operasi hampir 18 jam per hari.

Gejala yang Terjadi

  • Burner gagal ignition
  • Api muncul lalu mati kembali
  • Alarm flame failure aktif
  • Tekanan steam lambat naik

Hasil Pemeriksaan Teknisi

  • UV photocell kotor akibat debu pembakaran
  • Ignition electrode mulai aus
  • Tekanan gas tidak stabil
  • Air damper terlalu tertutup

Tindakan Perbaikan

  • Pembersihan UV photocell
  • Penggantian ignition electrode
  • Kalibrasi tekanan gas
  • Setting ulang damper udara
  • Setting combustion analyzer

Hasil Setelah Perbaikan

  • Burner start normal
  • Pembakaran lebih stabil
  • Steam cepat tercapai
  • Konsumsi gas lebih hemat
  • Tidak terjadi lockout kembali

Studi Kasus Boiler Steam 10 Ton

Permasalahan

Boiler 10 ton pada pabrik tekstil menggunakan burner dual fuel seri RLS.
Produksi sering terganggu karena burner trip saat perpindahan dari gas ke solar.

Gejala yang Terjadi

  • Burner mati saat mode oil aktif
  • Asap hitam berlebihan
  • Api tidak stabil
  • Tekanan steam turun saat produksi tinggi

Hasil Pemeriksaan Teknisi

  • Nozzle solar sudah aus
  • Oil pump pressure rendah
  • Oil filter kotor
  • Servo damper tidak sinkron

Tindakan Perbaikan

  • Penggantian nozzle burner
  • Pembersihan oil filter
  • Kalibrasi oil pressure
  • Setting ulang servo motor damper
  • Analisa ulang combustion ratio

Hasil Setelah Perbaikan

  • Perpindahan fuel lebih stabil
  • Asap hitam hilang
  • Steam pressure kembali normal
  • Pembakaran lebih efisien
  • Produksi tekstil kembali stabil

Studi Kasus Boiler Steam 20 Ton

Permasalahan

Boiler 20 ton pada industri kelapa sawit mengalami konsumsi solar berlebihan
dan temperatur furnace tidak stabil. Burner menggunakan sistem dual fuel
kapasitas besar dengan operasi 24 jam nonstop.

Gejala yang Terjadi

  • Konsumsi bahan bakar meningkat
  • Api burner terlalu panjang
  • Boiler sering high temperature alarm
  • Emisi asap meningkat
  • Burner bergetar saat high fire

Hasil Pemeriksaan Teknisi

  • Combustion head kotor
  • Air ratio tidak seimbang
  • Servo linkage longgar
  • Fan blower mulai melemah
  • Nozzle tidak sesuai kapasitas

Tindakan Perbaikan

  • Cleaning combustion head
  • Penggantian nozzle sesuai kapasitas boiler
  • Kalibrasi ulang servo linkage
  • Perbaikan blower fan
  • Setting combustion analyzer
  • Pengukuran ulang nilai CO dan CO2

Hasil Setelah Perbaikan

  • Konsumsi solar lebih hemat
  • Api lebih fokus dan stabil
  • Getaran burner hilang
  • Temperatur furnace normal
  • Efisiensi boiler meningkat
  • Produksi pabrik lebih aman

Kesimpulan Studi Kasus

Masalah burner pada boiler 5 ton, 10 ton, maupun 20 ton umumnya disebabkan
oleh kurangnya preventive maintenance, setting pembakaran yang tidak tepat,
serta spare part yang sudah melemah akibat usia pemakaian.

Pemeriksaan rutin, ketersediaan spare part ready stock, serta dukungan teknisi
berpengalaman sangat penting untuk menjaga boiler industri tetap stabil,
hemat bahan bakar, aman, dan mendukung kontinuitas produksi pabrik.

Kesimpulan

Prepare spare part seri RS dan RLS sangat penting untuk menjaga burner industri
tetap aman, stabil, dan efisien. Ketersediaan spare part fast moving seperti
photocell, ignition transformer, nozzle, dan control box dapat mengurangi downtime
serta mempercepat proses troubleshooting di lapangan.

Dengan preventive maintenance yang tepat serta dukungan teknisi berpengalaman,
umur burner menjadi lebih panjang dan performa pembakaran tetap optimal untuk
mendukung kebutuhan industri modern.

 

Kenapa Memilih Sistem Pembakaran Ini?

Dengan teknologi pembakaran modern, alat ini membantu meningkatkan efisiensi energi. Selain itu, biaya operasional dapat ditekan secara signifikan.Di sisi lain, instalasinya cukup fleksibel. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu melakukan perubahan besar pada sistem yang sudah ada.Hal ini menjadikan burner ini sebagai pilihan yang tepat untuk industri yang ingin meningkatkan efisiensi tanpa investasi besar pada sistem baru.Selain itu,penggunaan sistem pembakaran yang tepat juga membantu menjaga kestabilan proses produksi. Dengan kontrol yang baik, hasil pembakaran menjadi lebih konsisten dan aman untuk jangka panjang.

Untuk informasi tambahan, silakan kunjungi:
info lengkap

Referensi teknologi dapat dilihat di
kunjungi situs ini

Hubungi Kami:
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo (Sales Engineer)
🌐 www.indiramitraboiler.co.id
📱 +62 813-8866-6204
🏭 Tangerang – Indonesia
📧 info@indira.co.id

Share the Post

About the Author