Dual Fuel Burner Thermal Oil Heater 1000–10.000 Mcal Heavy Duty Industri
Burners untuk Thermal Oil Heater Industri
PT Indira Mitra Boiler melalui Burner.co.id menyediakan berbagai pilihan Bejo Burner RLS Series untuk kebutuhan thermal oil heater kapasitas 5 ton hingga 10 ton dengan sistem pembakaran heavy duty yang dirancang untuk operasional industri nonstop.
Burner ini dilengkapi teknologi kontrol otomatis modern yang mampu menghasilkan pembakaran lebih stabil, efisiensi bahan bakar lebih baik, serta emisi pembakaran lebih rendah. Sistem modulating otomatis juga membantu menjaga temperatur thermal oil tetap konsisten sesuai kebutuhan proses produksi.
Bejo Burner RLS Series banyak digunakan pada berbagai sektor industri seperti:
- Industri makanan dan minuman
- Industri tekstil
- Industri kimia
- Industri plastik
- Industri manufaktur
- Industri pengolahan minyak dan grease
- Asphalt mixing plant
- Industri pengeringan dan heating process
Dengan dukungan sistem safety burner lengkap, sparepart ready stock, serta layanan teknisi berpengalaman, PT Indira Mitra Boiler siap membantu kebutuhan instalasi, service, troubleshooting, dan maintenance burner thermal oil heater di berbagai wilayah industri Indonesia.
.
Vidio terlampir after Instalsi BurnersRLS800 series di pasang di boiler dengan kapasitas 10ton/jam , dan di lanjutkan Test commisisoning test kemapuan panas sesuayang di ingin kan user
Lihat produk burner industri lainnya
Penggunaan dual fuel burner pada thermal oil heater membantu menjaga kestabilan temperatur thermal oil sehingga proses produksi dapat berjalan lebih efisien dan konsisten. Sistem pembakaran modern juga membantu meningkatkan efisiensi transfer panas sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar pada operasional industri.
Keunggulan Burner Thermal Oil Heater
Salah satu keunggulan utama dual fuel burner adalah fleksibilitas penggunaan bahan bakar gas dan solar. Sistem ini sangat membantu industri dalam menjaga operasional produksi ketika salah satu sumber bahan bakar mengalami gangguan pasokan.
Selain itu, burner modern memiliki sistem pembakaran presisi yang membantu menghasilkan api lebih stabil dan efisien. Teknologi modulating otomatis memungkinkan burner bekerja menyesuaikan kebutuhan panas sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.
- Efisiensi pembakaran tinggi
- Sistem kontrol otomatis modern
- Emisi pembakaran lebih rendah
- Operasional lebih stabil
- Cocok untuk penggunaan nonstop
- Maintenance lebih mudah
- Sparepart mudah ditemukan
Dengan performa pembakaran yang stabil, thermal oil heater dapat bekerja lebih optimal dan membantu menjaga kualitas produksi industri tetap konsisten.
Model Burners yang Banyak Digunakan
Bejo Burner RLS Series merupakan burner dual fuel heavy duty yang dirancang untuk kebutuhan thermal oil heater industri dengan sistem pembakaran stabil, efisien, dan mendukung
operasional nonstop 24 jam.
Seri ini mampu menggunakan dua jenis bahan bakar, yaitu gas dan solar, sehingga lebih fleksibel untuk berbagai kondisi operasional industri.
Berikut beberapa model Bejo Burner RLS Series yang paling banyak digunakan pada thermal oil heater industri kapasitas 5 ton hingga 10 ton.
1. Bejo Burner RLS 250/M MZ
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Model | RLS 250/M MZ |
| Tipe Burner | Dual Fuel Burner |
| Sistem Operasi | Two Stage Progressive / Modulating |
| Kapasitas Panas | ± 2.500 – 5.000 kW |
| Aplikasi Thermal Oil Heater | 5 Ton – 6 Ton |
| Bahan Bakar | Gas dan Solar |
Model RLS 250/M MZ cocok digunakan untuk thermal oil heater kapasitas menengah dengan kebutuhan temperatur stabil dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.
Burner ini banyak digunakan pada:
- Industri makanan dan minuman
- Industri laundry
- Industri pengolahan minyak
- Oven dan heating process
2. Bejo Burner RLS 500/M MX
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Model | RLS 500/M MX |
| Tipe Burner | Dual Fuel Heavy Duty |
| Sistem Operasi | Fully Modulating Burner |
| Kapasitas Panas | ± 5.000 – 8.000 kW |
| Aplikasi Thermal Oil Heater | 6 Ton – 8 Ton |
| Bahan Bakar | Gas dan Solar |
RLS 500/M MX banyak digunakan pada thermal oil heater dengan kebutuhan operasional nonstop dan sistem heating kapasitas menengah hingga besar.
Burner ini mendukung sistem modulating otomatis sehingga temperatur thermal oil lebih stabil dan penggunaan energi menjadi lebih hemat.
Aplikasi industri yang umum menggunakan model ini:
- Industri tekstil
- Industri plastik
- Industri kimia
- Rotary dryer industri
- Pabrik manufaktur
3. Bejo Burner RLS 650/M MX
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Model | RLS 650/M MX |
| Tipe Burner | Industrial Dual Fuel Burner |
| Sistem Operasi | Electronic Modulating System |
| Kapasitas Panas | ± 8.000 – 11.000 kW |
| Aplikasi Thermal Oil Heater | 8 Ton – 10 Ton |
| Bahan Bakar | Gas dan Solar |
RLS 650/M MX dirancang untuk kebutuhan thermal oil heater kapasitas besar dengan sistem pembakaran heavy duty dan efisiensi tinggi untuk operasional industri jangka panjang.
Burner ini banyak digunakan pada:
- Asphalt Mixing Plant
- Industri chemical process
- Thermal oil heater kapasitas besar
- Industri pengolahan grease oil
- Heavy manufacturing industry
Keunggulan Burners Heavy Duty
- Sistem dual fuel gas dan solar
- Pembakaran lebih stabil
- Konsumsi bahan bakar lebih efisien
- Cocok untuk operasional nonstop
- Mendukung sistem modulating otomatis
- Emisi pembakaran lebih rendah
- Safety burner lebih lengkap
- Maintenance lebih mudah
- Sparepart ready stock di Indonesia
Pemilihan kapasitas burner yang tepat sangat penting untuk menjaga performa thermal oil heater tetap optimal, aman, dan efisien sesuai kebutuhan proses produksi industri.
Aplikasi Burner Thermal Oil Heater Industri
Dual fuel burner thermal oil heater banyak digunakan pada berbagai sektor industri seperti:
- Industri makanan dan minuman
- Industri tekstil
- Industri plastik
- Industri kimia
- Industri pengolahan kayu
- Industri manufaktur
- Oven industri
- Dryer dan sistem pengering
Sistem thermal oil heater digunakan karena mampu menghasilkan temperatur stabil dengan tekanan rendah sehingga lebih aman dan efisien dibandingkan sistem steam tertentu.
Efisiensi Burner dan Hemat Energi
Penggunaan dual fuel burner modern membantu industri mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi pembakaran presisi membantu menghasilkan pembakaran lebih sempurna sehingga panas yang dihasilkan menjadi lebih maksimal.
Selain itu, sistem modulating otomatis membantu burner bekerja sesuai kebutuhan temperatur sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien. Hal ini sangat penting untuk industri yang beroperasi nonstop dan membutuhkan kestabilan temperatur dalam jangka panjang.
Detail Sparepart dan Komponen RLS Series
Dual fuel burner RLS Series menggunakan kombinasi sistem mekanikal, elektrik, dan kontrol otomatis untuk menghasilkan pembakaran yang stabil, aman, dan efisien pada thermal oil heater industri.
Setiap komponen memiliki fungsi penting dalam mengatur proses ignition, suplai bahan bakar, kontrol udara, monitoring api, hingga sistem safety burner.
1. Burner Control Siemens LMV
Siemens LMV merupakan pusat kontrol utama burner otomatis
yang mengatur seluruh urutan operasi pembakaran secara digital.
Fungsi Teknis
- Mengatur sequence start burner
- Mengontrol ignition transformer
- Mengontrol servo udara dan bahan bakar
- Memonitor flame detector
- Mengatur perpindahan low fire dan high fire
- Menjalankan sistem safety shutdown
- Menyimpan histori alarm burner
Part yang Umum Digunakan
- Siemens LMV51
- Siemens LMV52
- AZL Display Operator
- OCI Interface Module
Posisi Pemasangan
Dipasang di dalam control panel burner.
2. Servo Motor Udara dan Fuel
Servo motor berfungsi mengatur posisi damper udara dan valve bahan bakar secara otomatis sesuai kebutuhan kapasitas api.
Fungsi Teknis
- Mengontrol rasio udara dan bahan bakar
- Mengatur posisi low fire
- Mengatur posisi high fire
- Mendukung sistem modulating otomatis
- Menjaga kestabilan pembakaran
Model Servo yang Digunakan
- Siemens SQM10
- Siemens SQM20
- Siemens SQN30
Posisi Pemasangan
Terpasang pada linkage damper udara dan fuel valve burner.
3. Gas Train Dungs
Gas train merupakan rangkaian sistem pengaman
dan pengatur aliran gas menuju burner.
Komponen yang Terpasang
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Gas Filter | Menyaring kotoran dari aliran gas |
| Pressure Regulator | Menstabilkan tekanan gas |
| Main Gas Valve | Membuka dan menutup aliran gas |
| Safety Shut Off Valve | Menutup gas otomatis saat fault |
| Pressure Switch Minimum | Mendeteksi tekanan gas rendah |
| Pressure Switch Maximum | Mendeteksi tekanan gas berlebih |
| Leak Test VPS | Mendeteksi kebocoran valve gas |
Merk yang Digunakan
- Dungs
- Kromschroder
- Honeywell
4. Oil Pump Burners
Oil pump digunakan untuk mensuplai solar menuju nozzle burner dengan tekanan stabil.
Fungsi Teknis
- Menghisap solar dari tanki
- Meningkatkan tekanan bahan bakar
- Menjaga aliran solar tetap stabil
- Menyuplai bahan bakar ke nozzle
Part yang Digunakan
- Suntec AJ Series
- Suntec E Series
- Danfoss BFP Series
Tekanan Kerja
Umumnya bekerja pada tekanan 10 – 25 bar tergantung kapasitas burner.
5. Ignition Transformer
Ignition transformer menghasilkan tegangan tinggi untuk proses penyalaan burner awal.
Fungsi Teknis
- Menghasilkan spark ignition
- Membantu pembentukan api awal
- Mendukung proses start burner otomatis
Spesifikasi Umum
- Output 5kV – 15kV
- Heavy duty ignition system
- Continuous spark operation
Merk yang Digunakan
- Fida
- Brahma
- Siemens
6. Ignition Electrode
Ignition electrode digunakan untuk menghasilkan percikan api dari ignition transformer.
Fungsi Teknis
- Menghasilkan percikan api ignition
- Membantu proses penyalaan burner
- Mendukung kestabilan flame awal
Material
- Stainless steel electrode
- Keramik tahan temperatur tinggi
7. Flame Detector UV Scanner
UV Scanner digunakan untuk mendeteksi keberadaan api selama burner beroperasi.
Fungsi Teknis
- Mendeteksi nyala api burner
- Mengirim sinyal flame ke LMV
- Menjalankan burner trip saat api hilang
Jenis Flame Detector
- UV Scanner
- Ionization Probe
- Infrared Flame Detector
8. Air Pressure Switch
Air pressure switch digunakan untuk mendeteksi
tekanan udara blower burner.
Fungsi Teknis
- Mendeteksi airflow blower
- Menjalankan safety interlock
- Mencegah pembakaran tanpa udara cukup
Posisi Pemasangan
Dipasang pada housing blower burner.
9. Nozzle Burner
Nozzle burner berfungsi mengubah solar menjadi kabut halus
agar pembakaran lebih sempurna.
Fungsi Teknis
- Mengatur pola spray bahan bakar
- Meningkatkan efisiensi combustion
- Mengurangi asap hitam
Jenis Spray Pattern
- Solid Cone
- Hollow Cone
- Semi Solid
10. Combustion Head Heavy Duty
Combustion head merupakan area pencampuran udara dan bahan bakar sebelum proses pembakaran.
Fungsi Teknis
- Menghasilkan flame stabil
- Mengoptimalkan pencampuran udara dan fuel
- Meningkatkan transfer panas
- Mengurangi emisi pembakaran
Material
- Heat resistant steel
- Heavy duty refractory material
11. Blower Motor Burner
Blower motor berfungsi mensuplai udara pembakaran ke combustion head burner.
Fungsi Teknis
- Menghasilkan tekanan udara pembakaran
- Mendukung proses atomisasi bahan bakar
- Membantu kestabilan flame
Karakteristik
- High pressure centrifugal blower
- Heavy duty industrial motor
- Continuous operation system
12. Control Panel Burner
Control panel burner merupakan pusat sistem elektrik dan kontrol otomatis burner industri.
Komponen yang Terpasang
- Siemens LMV controller
- MCB dan MCCB
- Contactor dan overload
- Relay control
- PID temperature controller
- Selector switch
- Alarm indicator lamp
- Emergency stop
- Digital temperature display
Service dan Maintenance
Selain menyediakan penjualan burner industri,PT Indira Mitra Boiler juga melayani berbagai kebutuhan
service, troubleshooting, dan maintenance dual fuel burner untuk thermal oil heater industri.
Maintenance rutin sangat penting untuk menjaga performa pembakaran, efisiensi bahan bakar, serta keamanan operasional thermal oil heater terutama pada sistem produksi yang bekerja nonstop 24 jam.
Layanan Service dan Maintenance
- Instalasi dual fuel burner
- Commissioning burner industri
- Setting combustion burner
- Service burner gas dan solar
- Penggantian nozzle burner
- Maintenance thermal oil heater
- Cleaning combustion head
- Kalibrasi pressure dan airflow burner
- Upgrade control panel burner
- Sparepart burner industri
- Troubleshooting burner gagal api
- Konversi burner solar ke gas
- Konversi burner single fuel ke dual fuel
Perbaikan dan Troubleshooting Burner
Pada operasional thermal oil heater industri, beberapa gangguan burner sering terjadi akibat faktor usia komponen, kualitas bahan bakar, setting combustion yang tidak tepat, atau kurangnya maintenance rutin.
Masalah yang Sering Terjadi
| Permasalahan | Penyebab Umum | Solusi |
|---|---|---|
| Burner gagal ignition | Ignition electrode rusak atau nozzle kotor | Cleaning nozzle dan penggantian electrode |
| Burner sering trip | Flame sensor error atau tekanan gas tidak stabil | Kalibrasi flame detector dan pressure switch |
| Asap hitam berlebihan | Rasio udara dan bahan bakar tidak seimbang | Setting ulang combustion burner |
| Api tidak stabil | Servo damper error atau nozzle aus | Kalibrasi servo dan penggantian nozzle |
| Temperatur thermal oil tidak stabil | PID controller tidak akurat | Kalibrasi PID dan tuning modulating burner |
| Burner lockout alarm | Gangguan safety interlock | Pemeriksaan LMV dan safety circuit |
Maintenance Thermal Oil Heater
Maintenance thermal oil heater tidak hanya fokus pada burner, tetapi juga seluruh sistem heating agar proses transfer panas tetap optimal dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Pekerjaan Maintenance yang Dilakukan
- Pembersihan burner dan diffuser
- Cleaning nozzle dan filter solar
- Pemeriksaan flame detector
- Pemeriksaan gas valve dan oil pump
- Kalibrasi pressure switch
- Pemeriksaan blower motor
- Setting damper udara
- Pemeriksaan thermal oil circulation pump
- Pengecekan coil heater
- Pemeriksaan sistem safety thermal oil heater
- Tuning combustion menggunakan analyzer
Sparepart yang Wajib Disiapkan
Untuk menghindari downtime produksi, beberapa sparepart burner wajib tersedia sebagai critical spare part industri.
Critical Spare Part yang Wajib Disiapkan
| Spare Part | Fungsi | Status |
|---|---|---|
| Nozzle Burner | Atomisasi bahan bakar | WAJIB READY |
| Ignition Electrode | Spark ignition burner | WAJIB READY |
| UV Scanner / Photocell | Deteksi flame burner | WAJIB READY |
| Ignition Transformer | Tegangan ignition | WAJIB READY |
| Gas Valve Dungs | Safety shut off gas | CRITICAL SPARE |
| Oil Pump Suntec | Supply solar burner | DISARANKAN READY |
| Servo Motor Siemens | Kontrol airflow dan fuel | CRITICAL SPARE |
| Pressure Switch | Safety tekanan gas dan udara | WAJIB READY |
| Siemens LMV Controller | Kontrol utama burner | MASTER CRITICAL |
| Sparepart | Fungsi | Status |
|---|---|---|
| Nozzle Burner | Menyemprotkan bahan bakar solar | WAJIB READY |
| Ignition Electrode | Membuat spark ignition | WAJIB READY |
| Flame Detector / Photocell | Mendeteksi nyala api burner | WAJIB READY |
| Oil Pump Suntec | Mensuplai solar ke nozzle | DISARANKAN READY |
| Gas Valve Dungs | Mengontrol aliran gas | WAJIB READY |
| Servo Motor Siemens | Mengatur damper udara dan fuel | DISARANKAN READY |
| Pressure Switch | Memonitor tekanan udara dan gas | WAJIB READY |
| Ignition Transformer | Menghasilkan tegangan spark | WAJIB READY |
| Burner Control Siemens LMV | Mengontrol seluruh sistem burner | CRITICAL SPARE |
Produk Burner Industri
Selain dual fuel burner thermal oil heater, tersedia juga berbagai pilihan burner industri modern untuk kebutuhan heating system industri:
- Burner gas industri
- Burner thermal oil heater
- Burner dual fuel boiler
- Burner furnace industri
- Burner oven industri
- Burner rotary dryer
- Burner asphalt mixing plant
Studi Kasus Engineering Burners dan Thermal Oil Heater
Berikut merupakan beberapa studi kasus engineering terkait instalasi, commissioning, service, maintenance, troubleshooting, hingga upgrade sistem dual fuel burner
pada berbagai aplikasi thermal oil heater dan boiler industri.
Studi kasus ini menggambarkan kondisi lapangan nyata yang sering terjadi pada operasional industri dengan sistem pembakaran heavy duty.
1. Studi Kasus Instalasi Burner
Data Unit
| Item | Spesifikasi |
|---|---|
| Aplikasi | Thermal Oil Heater |
| Kapasitas Heater | 600.000 Kcal |
| Burner | Bejo Burner RLS 500/M MX |
| Bahan Bakar | Gas dan Solar |
| Lokasi | Pabrik Kimia Industri |
Kondisi Awal
Pabrik sebelumnya menggunakan burner solar single fuel dengan konsumsi bahan bakar tinggi dan sering mengalami downtime akibat masalah supply solar.
Pekerjaan Instalasi
- Fabrikasi dudukan burner
- Instalasi gas train Dungs
- Pemasangan oil line dan gas line
- Pemasangan Siemens LMV control system
- Pemasangan servo udara dan fuel
- Wiring control panel burner
- Integrasi interlock thermal oil heater
Hasil
- Burner dapat berpindah otomatis gas ke solar
- Heating lebih cepat
- Konsumsi bahan bakar turun
- Operasional lebih stabil
2. Studi Kasus Commissioning Burner Industri
Permasalahan
Setelah pemasangan burner baru, flame tidak stabil dan burner sering gagal masuk high fire.
Analisa Engineering
- Air damper belum sesuai kapasitas burner
- Tekanan gas tidak stabil
- Kurva servo LMV belum dikalibrasi
Pekerjaan Commissioning
- Kalibrasi servo motor udara
- Setting kurva modulating LMV Siemens
- Pengukuran O2 dan CO2 combustion
- Kalibrasi pressure regulator gas
- Setting low fire dan high fire
Hasil
- Flame stabil
- Burner masuk modulating normal
- Pembakaran lebih sempurna
- Emisi asap menurun
3. Studi Kasus Service Burner Gas dan Solar
Keluhan Operator
- Burner sering trip saat start
- Api putus saat perpindahan fuel
- Asap hitam berlebihan
Penyebab Ditemukan
- Nozzle solar aus
- Filter gas kotor
- Servo linkage longgar
- Ignition electrode retak
Pekerjaan Service
- Penggantian nozzle burner
- Cleaning gas filter
- Penggantian ignition electrode
- Kalibrasi linkage servo
- Tuning combustion burner
Hasil
- Burner start normal
- Api lebih fokus dan stabil
- Asap hitam hilang
- Burner tidak trip lagi
4. Studi Kasus Maintenance Thermal Oil Heater
Kondisi Lapangan
Temperatur thermal oil tidak stabil dan heating membutuhkan waktu sangat lama.
Hasil Pemeriksaan
- Combustion head penuh karbon
- Blower airflow menurun
- Nozzle partially blocked
- Thermal oil circulation pump lemah
Pekerjaan Maintenance
- Cleaning combustion chamber
- Cleaning blower housing
- Penggantian nozzle burner
- Kalibrasi airflow burner
- Pemeriksaan circulation pump
- Tuning combustion analyzer
Hasil
- Temperatur thermal oil lebih cepat naik
- Efisiensi pembakaran meningkat
- Konsumsi solar turun
- Pembakaran lebih stabil
5. Studi Kasus Troubleshooting Burner Gagal Api
Alarm Burner
Burner lockout alarm muncul setelah ignition sequence berjalan.
Analisa Teknis
| Komponen | Kondisi |
|---|---|
| Ignition Transformer | Output tegangan lemah |
| Electrode | Posisi gap tidak sesuai |
| Flame Sensor | Kotor terkena karbon |
| Nozzle | Spray pattern rusak |
Tindakan Perbaikan
- Penggantian ignition transformer
- Setting ulang electrode gap
- Cleaning UV scanner
- Penggantian nozzle baru
Hasil
- Ignition normal
- Flame detection stabil
- Burner running tanpa trip
6. Studi Kasus Konversi Burner Solar ke Gas
Tujuan Konversi
Industri ingin mengurangi biaya operasional
akibat kenaikan harga solar industri.
Pekerjaan Konversi
- Pemasangan gas train Dungs
- Penggantian combustion head
- Instalasi gas regulator
- Upgrade Siemens LMV control
- Kalibrasi airflow dan fuel ratio
Hasil
- Biaya bahan bakar lebih hemat
- Pembakaran lebih bersih
- Emisi lebih rendah
- Maintenance lebih mudah
7. Studi Kasus Konversi Bahan Bakar
Kebutuhan Industri
Pabrik membutuhkan fleksibilitas penggunaan bahan bakar agar produksi tetap berjalan saat supply gas terganggu.
Upgrade Sistem
- Penambahan oil line system
- Penambahan oil pump burner
- Upgrade dual fuel nozzle assembly
- Integrasi LMV dual fuel sequence
- Penambahan automatic fuel selector
Hasil
- Burner dapat berpindah fuel otomatis
- Produksi lebih aman
- Downtime akibat fuel problem menurun
- Operasional lebih fleksibel
Kesimpulan Pertama
Service, maintenance, dan troubleshooting dual fuel burner membutuhkan analisa engineering yang tepat agar sistem pembakaran dapat bekerja stabil, aman, dan efisien.
Pemeriksaan rutin, tuning combustion, serta kesiapan sparepart kritis sangat penting untuk menjaga thermal oil heater dan boiler industri tetap optimal pada operasional jangka panjang.
PT Indira Mitra Boiler siap membantu kebutuhan instalasi, commissioning, service burner, maintenance thermal oil heater, hingga upgrade sistem pembakaran industri untuk berbagai sektor industri di Indonesia.
Kesimpulan Tambahan
Dual fuel burner thermal oil heater merupakan solusi ideal untuk industri yang membutuhkan sistem pemanas stabil, fleksibel, dan hemat energi untuk operasional jangka panjang.
Dengan kemampuan menggunakan bahan bakar gas dan solar, sistem ini membantu menjaga kontinuitas produksi sekaligus meningkatkan efisiensi pembakaran industri.
Bejo Burner RLS Series hadir dengan teknologi pembakaran modern, sistem kontrol otomatis, dan performa heavy duty yang cocok digunakan pada thermal oil heater kapasitas 5 ton hingga 10 ton.
PT Indira Mitra Boiler siap membantu kebutuhan burner industri, service burner, sparepart burner, troubleshooting thermal oil heater, hingga instalasi sistem pembakaran industri untuk berbagai sektor industri di Indonesia.
PT INDIRA MITRA BOILER
📍 Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
📞 (021) 35295874
💬 0813-8866-6204
🌐 burner.co.id
✉️ info@indira.co.id

