Burner Boiler 17 Ton Dual Fuel untuk Industri | Bejo Burner Indonesia

Harga burner-dual-fuel boiler 17 ton

Burner Boiler 17 Ton Dual Fuel untuk Industri | Bejo Burner Indonesia

Bejo Burner Indonesia

Dual Fuel Bejo  merupakan sistem pembakaran industri yang dirancang untuk melayani steam kapasitas 17 ton/jam dengan kebutuhan operasi yang stabil, aman, dan efisien. Burner ini dapat menggunakan bahan bakar gas maupun solar (dual fuel) sehingga memberikan fleksibilitas operasional bagi berbagai sektor industri seperti kelapa sawit, makanan dan minuman, tekstil, kimia, kertas, serta manufaktur yang membutuhkan pasokan steam secara kontinu selama 24 jam.

Dengan teknologi kontrol pembakaran modern, sistem  mampu menghasilkan proses pembakaran yang optimal, konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, serta emisi yang lebih rendah. Bejo Burner juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan seperti Burner Management System (BMS), flame monitoring, pressure switch, dan emergency shutdown untuk menjaga keamanan operasional boiler industri.

Vidio Ditas PT Indira Mitra Boiler melalui Burner.co.id menyediakan Sistem Pembakaran yang effisiensi untuk pabrik industri .

Fire Tube Steam  17.000kg/h

Menggunakan Bejo Burner RLS/M MX Series dengan teknologi pembakaran modern yang mampu menggunakan bahan bakar gas maupun solar. Dengan demikian, industri mendapatkan fleksibilitas operasional sekaligus kestabilan pembakaran pada steam boiler industri.

burner boiler 17 ton dual fuel industri

RLS/M MX Series dilengkapi sistem modulating otomatis yang membantu burner bekerja sesuai kebutuhan steam boiler. Selain itu, teknologi ini mampu menghasilkan pembakaran yang lebih stabil, efisien, dan cocok digunakan untuk operasional industri jangka panjang.

Sistem dual fuel memungkinkan penggunaan bahan bakar gas maupun solar sehingga biaya operasional menjadi lebih fleksibel dan efisien untuk berbagai kebutuhan industri.


Lihat katalog produk burner industri

KeunggulanNya

 Sistem pembakaran stabil untuk menjaga kualitas produksi industri. Oleh karena itu, Bejo Burner RLS/M MX Series dirancang untuk menghasilkan performa pembakaran optimal dengan konsumsi energi yang lebih hemat.

  • Dual fuel gas dan solar
  • Efisiensi pembakaran tinggi
  • Api lebih stabil
  • Sistem modulating otomatis
  • Konsumsi bahan bakar lebih hemat
  • Emisi pembakaran lebih rendah
  • Cocok untuk operasional nonstop
  • Maintenance lebih mudah
  • Sparepart mudah ditemukan

Di sisi lain, teknologi combustion head modern membantu menghasilkan transfer panas yang lebih maksimal. Karena itu, performa steam boiler menjadi lebih optimal sekaligus membantu menurunkan biaya operasional industri.

Fire Tube Steamboilers 17.000kg/jam

Berikut beberapa model burner yang umum digunakan untuk steam boilers kapasitas 17 .000kg

RLS 800/M MX

Kapasitas pembakaran:
950 ÷ 8600 kW

  • Steam boiler 15–17 ton
  • Thermal oil heater
  • Operasional nonstop industri
  • Industri manufaktur

RLS 1000/M MX

Kapasitas pembakaran:
1200/3750 ÷ 10600 kW

  • Boiler industri 17 ton
  • Pabrik kelapa sawit
  • Steam boiler heavy duty
  • Industri kimia dan tekstil

Model burner tersebut banyak digunakan pada steam boiler industri karena memiliki sistem pembakaran stabil serta konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Aplikasi  Steam di Industri banyak digunakan pada berbagai sektor industri, antara lain:

  • Pabrik kelapa sawit
  • Industri makanan dan minuman
  • Industri tekstil
  • Industri kimia
  • Industri plastik
  • Pabrik manufaktur
  • Steam boiler industri
  • Thermal oil heater
  • Furnace dan oven industri

Selain membantu menjaga kestabilan tekanan steam, sistem pembakaran modern juga membuat proses produksi menjadi lebih aman dan efisien.

Efisiensi Burner dan Hemat Operasional

Penggunaan burner modern membantu industri mengurangi biaya operasional dalam jangka panjang. Sistem modulating otomatis membuat burner bekerja sesuai kebutuhan steam sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.

Tidak hanya itu, desain burner modern juga membantu menghasilkan kestabilan api yang lebih baik, transfer panas yang lebih optimal, serta pengurangan emisi pembakaran pada steam boiler industri.

Service  dan Sparepart

Selain penjualan burner industri, PT Indira Mitra Boiler juga menyediakan berbagai layanan seperti:

  • Instalasi burner boiler
  • Commissioning burner
  • Setting combustion burner
  • Service burner gas dan solar
  • Maintenance steam boiler
  • Penggantian nozzle burner
  • Sparepart burner industri
  • Troubleshooting burner gagal api
  • Konversi burner solar ke gas

 

Studi Banding Pemecahan Masalah Management System (BMS) pada Boilers ✅ 12 ton/jam, 15 ton/jam.

Merupakan sistem keselamatan utama pada steam boiler industri yang berfungsi mengontrol urutan penyalaan burner, proses purge furnace, monitoring flame, pengawasan tekanan bahan bakar, interlock keselamatan, hingga emergency shutdown (ESD). Pada steam  kapasitas 12 ton/jam, 15 ton/jam, kegagalan Burner Management System dapat menyebabkan burner trip, kehilangan produksi steam, konsumsi bahan bakar meningkat, hingga risiko kerusakan  dan ledakan ruang bakar.

Fungsi Utama Burner Management System

1. Pre-Purge Furnace

Sebelum penyalaan burner, BMS menjalankan proses purge untuk membuang gas atau bahan bakar yang tersisa di ruang bakar. Tahap ini sangat penting untuk mencegah akumulasi bahan bakar yang dapat memicu ledakan saat ignition dimulai

2. Ignition Sequence

Burner Management System (BMS) mengatur urutan penyalaan burner mulai dari aktivasi pilot valve, ignition transformer, verifikasi flame detection, hingga pembukaan main fuel valve secara otomatis sesuai standar keselamatan burner industri.

3. Flame Monitoring

UV Scanner, IR Scanner, atau Flame Rod digunakan untuk memonitor keberadaan nyala api secara real-time. Jika nyala api hilang atau tidak terdeteksi, Burner Management System (BMS) akan segera menutup seluruh fuel valve. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah ledakan ruang bakar dan melindungi peralatan boiler.

4. Emergency Shutdown (ESD)

Apabila terdeteksi kondisi tidak aman seperti tekanan gas rendah, tekanan udara tidak mencukupi, flame failure, overheating, atau gangguan interlock keselamatan, sistem Emergency Shutdown (ESD) akan menghentikan operasi burner secara otomatis. Fitur ini dirancang untuk melindungi boiler, sistem perpipaan, serta keselamatan operator di area produksi.

Studi Kasus Boiler 12.000 kg/h

Problem Utama

Burner Gagal Menyala Saat Start

  • Ignition transformer lemah
  • Elektroda kotor
  • Pilot valve macet
  • Gas pressure switch tidak aktif
  • UV scanner tidak mendeteksi api

Burner Sering Flame Failure

  • Flame sensor kotor
  • Kabel scanner longgar
  • Tekanan gas tidak stabil
  • Posisi nozzle berubah

Solusi Teknis

  • Membersihkan flame scanner
  • Kalibrasi pressure switch
  • Mengganti ignition electrode
  • Memeriksa pilot gas regulator
  • Melakukan combustion tuning

Studi Kasus Fire Tube Steam Boiler 15.000 kg/h

Problem Utama

Burner Trip Setelah Main Flame

  • UV Scanner gagal membaca flame utama
  • Posisi scanner tidak fokus ke api
  • Combustion air berlebih
  • Flame tidak stabil saat low fire

Frekuensi Trip Tinggi

  • Air pressure switch rusak
  • Servo damper error
  • Limit switch damper tidak sinkron
  • PLC interlock fault

Solusi Teknis

  • Re-alignment UV scanner
  • Setting ulang low fire position
  • Kalibrasi servo motor damper
  • Pengecekan PLC I/O module
  • Verifikasi seluruh safety interlock

Studi Kasus Steam

Problem Utama

Boiler Shutdown Mendadak

  • Valve proving system gagal
  • Gas train leak detection aktif
  • High gas pressure trip
  • Low gas pressure trip

Burner Lockout

  • Flame amplifier rusak
  • Control relay gagal bekerja
  • Safety relay fault
  • PLC burner management error

Solusi Teknis

  • Leak test gas train
  • Pemeriksaan solenoid valve
  • Penggantian flame amplifier
  • Reset dan backup PLC logic
  • Pengujian valve proving system

Perbandingan Problem Berdasarkan Kapasitas Boiler

Parameter12.000 kg/h15.000 kg/h Fire Tube17.000 kg/h
Masalah DominanIgnition FailureFlame FailureLockout & Interlock
Komponen KritisIgnition SystemUV ScannerPLC & Safety Relay
Tingkat RisikoMenengahTinggiSangat Tinggi
Downtime Potensial1-3 Jam3-6 Jam6-24 Jam
Kebutuhan Spare PartSedangTinggiSangat Tinggi

Spare Part Burner Management System yang Wajib Distok

Spare-Parts Fast Moving

  • Ignition Electrode
  • Ignition Cable
  • UV Scanner Tube
  • Flame Rod
  • Pressure Switch Gas
  • Pressure Switch Air
  • Fuse Control Panel
  • Relay Control
  • Terminal Block
  • Indicator Lamp

Critical Stock

  • Flame Amplifier Module
  • Burner Sequence Controller
  • Honeywell Flame Safeguard
  • Siemens Burner Controller
  • Dungs Pressure Switch
  • UV Flame Detector
  • Ignition Transformer
  • Safety Relay
  • PLC CPU Module
  • PLC Digital Input Module
  • PLC Digital Output Module

Spare Parts Fuel Train

  • Gas Solenoid Valve
  • Double Safety Shut Off Valve
  • Gas Regulator
  • Valve Proving System
  • Pressure Gauge
  • Filter Gas
  • Flexible Gas Hose
  • Actuator Valve

Suku Cadang Combustion System

  • Servo Motor Damper
  • Linkage Damper
  • Damper Switch
  • Air Flow Switch
  • VFD Fan Motor
  • Bearing Fan
  • Fan Belt

Rekomendasi Stok Minimum untuk Steam  12.000–17.000 kg/h

Stock Wajib di Gudang Maintenance

KomponenJumlah Minimal
UV Scanner2 Unit
Ignition Transformer2 Unit
Pressure Switch Gas2 Unit
Pressure Switch Air2 Unit
Solenoid Valve2 Unit
Flame Amplifier1 Unit
Burner Controller1 Unit
PLC I/O Module1 Set
Safety Relay2 Unit
Servo Damper Motor1 Unit

Kesimpulan

Strategi preventive maintenance serta pengujian berkala terhadap flame safeguard system menjadi kunci menjaga keandalan dan keselamatan operasi boiler industry.

PT IMB
📍 Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
📞 (021) 35295874
💬 0813-8866-6204
🌐 burner.co.id
✉️ info@indira.co.id

Share the Post

About the Author