Cara Setting Burner Riello
Cara Setting Riello R40/RL/FS/RS/RLS Series Fuel Gas dan Solar Industri
Panduan Lengkap Setting Tekanan, Air Damper, Kapasitas Nozzle, dan Analisa Pembakaran Boiler Industri
Burner Riello merupakan salah satu burner industri yang banyak digunakan pada steam boiler500kg , thermal oil heater, oven industri, dryer, asphalt mixing plant, hingga sistem pemanas industri modern. Seri ini terkenal karena memiliki efisiensi pembakaran tinggi, sistem kontrol stabil, dan mudah di-setting untuk berbagai kapasitas boiler.
Namun di lapangan, masih banyak teknisi maupun operator boiler yang mengalami masalah seperti:
- Burner sering lockout
- Api merah dan berasap
- Konsumsi solar boros
- Tekanan boiler lambat naik
- Api burner pecah
- Burner gagal ignition
- Flame tidak stabil
- Boiler overheat
- Burner mati saat beban tinggi
Sebagian besar masalah tersebut berasal dari setting burner yang tidak tepat, terutama pada:
- tekanan pompa solar
- setting udara pembakaran
- ukuran nozzle
- tekanan gas
- posisi diffuser
- rasio air dan fuel
Artikel ini membahas secara lengkap cara setting burner Riello RL Series untuk burner diesel maupun burner gas berdasarkan kapasitas dan aplikasi industri.
Mengenal Sistem Pembakaran Pess G /RL/RLS/RLS /FS/DB /GULLIVER Series
Burner Riello RL/RS/RLS/FS/DB RIELLO Series adalah burner monoblock forced draft yang menggunakan sistem tekanan udara dari blower untuk mencampurkan bahan bakar dan udara sebelum pembakaran terjadi di combustion head.
Burner ini tersedia untuk:
- Diesel burner
- Gas burner
- Dual fuel burner
Aplikasi umum:
- Steam boiler
- Thermal oil heater
- Hot water boiler
- Oven industri
- Dryer industri
- Furnace industri
Perbedaan Burner Gas dan Burner Solar
Sebelum melakukan setting, teknisi harus memahami perbedaan karakter pembakaran antara burner solar dan burner gas.
| Parameter | Burner Solar | Burner Gas |
|---|---|---|
| Bahan bakar | Solar/HSD | LPG/CNG/LNG |
| Sistem atomisasi | Nozzle tekanan | Gas train |
| Warna api | Kuning kebiruan | Biru terang |
| Tekanan kerja | Pompa 10–14 bar | 20–300 mbar |
| Komponen utama | Pompa & nozzle | Regulator & valve |
| Risiko utama | Nozzle kotor | Kebocoran gas |
| Setting penting | Tekanan pompa | Tekanan gas |
Prinsip Dasar Pembakaran Burners Industri
Pembakaran sempurna terjadi ketika rasio udara dan bahan bakar berada pada kondisi ideal.
Jika udara kurang:
- api merah
- asap hitam
- karbon tinggi
- solar boros
Jika udara terlalu banyak:
- api pecah
- temperatur turun
- ignition gagal
- flame tidak stabil
Hubungan pembakaran ideal dapat dijelaskan dengan:
Air Fuel Ratio,Udara Pembakaran Bahan Bakar ,Air Fuel Ratio Udara ,Pembakaran Bahan
Komponen Penting Burning RL/RS/RLS Series
1. Fan Motor
Mensuplai udara pembakaran.
2. Air Damper
Mengatur jumlah udara masuk.
3. Combustion Head
Tempat pencampuran udara dan bahan bakar.
4. Ignition Transformer
Menghasilkan percikan api ignition.
5. Flame Sensor / Photocell
Mendeteksi nyala api.
6. Pompa SUNTEC
Digunakan pada burner solar.
7. Nozzle Burner
Mengubah solar menjadi kabut halus.
8. Gas Train
Digunakan pada burner gas.
Cara Setting Burners Solar Type RS/RLS Series
Tahap 1 – Pemeriksaan Awal
Sebelum start burner:
Pastikan:
- filter solar bersih
- solar tidak bercampur air
- nozzle sesuai kapasitas
- elektroda ignition normal
- tekanan pompa stabil
- blower bersih
Cara Menentukan Ukuran Nozzle Burner
Ukuran nozzle menentukan kapasitas pembakaran.
Contoh umum:
| Kapasitas Boiler | Ukuran Nozzle |
|---|---|
| 100 kg/jam | 0.75–1.00 GPH |
| 300 kg/jam | 2.00–3.00 GPH |
| 500 kg/jam | 3.50–5.00 GPH |
| 1 ton/jam | 7.00–10.00 GPH |
| 2 ton/jam | 15–20 GPH |
Pengaruh Nozzle Terhadap Pembakaran
Nozzle terlalu kecil:
- api kecil
- boiler lambat panas
Nozzle terlalu besar:
- api menyentuh furnace
- solar boros
- asap hitam
Cara Setting Tekanan Pompa Burner Solar
Tekanan pompa mempengaruhi atomisasi solar.
Standar tekanan:
10 bar,14 bar sampai 24 bar maximal Sstandar suntect Pump
Tekanan umum:
- 12 bar
- 13 bar
Langkah Setting Tekanan Pompa
1. Pasang Pressure Gauge
Pasang pada port pompa SUNTEC.
2. Jalankan Burner
Biarkan burner running stabil.
3. Putar Baut Adjuster
- kanan → tekanan naik
- kiri → tekanan turun
4. Amati Bentuk Api
Api ideal:
- stabil
- terang
- tidak berasap
Cara Setting Air Damper Burner Solar
Udara pembakaran harus sesuai kapasitas burner.
Langkah:
- Start burner
- Buka damper bertahap
- Perhatikan warna api
- Sesuaikan hingga pembakaran stabil
Ciri Api Burner Solar yang Benar
✅ Biru kekuningan
✅ Stabil
✅ Tidak menyentuh dinding furnace
✅ Tidak menghasilkan asap hitam
Studi Kasus Burner Solar 1 samapi 5 Ton Boiler
Problem:
- boiler lama panas
- asap hitam
- konsumsi solar tinggi
Analisa:
- nozzle terlalu besar
- udara kurang
- tekanan pompa rendah
Solusi:
- ganti nozzle 7 GPH
- set pompa 12 bar
- buka damper 15%
Hasil:
- steam lebih cepat naik
- asap hilang
- konsumsi solar turun
Cara Setting Burner Gas Model FS/Rs/RLS Series
Burner gas memiliki sistem berbeda dibanding burner solar.
Komponen Penting Burner Gas
Gas Train
Terdiri dari:
- regulator
- Multi block selenoid valve
- Pressure Guage Low bar
- Pressure Guage Bar
- solenoid valve
- pressure switch
- filter gas
- Safety relief Valve
- Gas Pressure switch
- Air Pressure switch
- Ball Valve gas
Tekanan Gas Burner Industri
Standar tekanan tergantung jenis gas.
LPG:
20 mbar,300 mbar, tergantung kapasitas besar kecilnya burner bisa di sesuaikan
Natural Gas:
biasanya lebih rendah tentunya bisa disesuaikan dengan kapasitas besar kecilnya burner umumnya 20mili bar sd 200 mm bar
Cara Setting Tekanan Gas
1. Pasang Manometer/Pressure guage
Pasang pada gas train.
2. Start Burner
Masuk mode low fire.
3. Atur Regulator Gas
Sesuaikan tekanan hingga flame stabil.
Cara Setting Air Burner Gas
Burner gas sangat sensitif terhadap udara berlebih.
Udara terlalu besar:
- flame pecah
- ignition gagal
Udara kurang:
- api merah
- CO tinggi
Ciri Api Burner Gas Ideal
✅ Biru terang
✅ Flame pendek
✅ Tidak bergetar
✅ Tidak ada ledakan ignition
Studi Kasus Burner Gas Oven Industri
Problem:
- ignition meledak
- api pecah
Penyebab:
- udara terlalu besar
- tekanan gas berlebih
Solusi:
- kurangi damper
- turunkan tekanan regulator
Hasil:
- ignition halus
- flame stabil
Setting Burner Berdasarkan Kapasitas
Burner Kecil
Kapasitas:
100–300 kW
Karakter:
- sensitif ignition
- cepat panas
Setting:
- tekanan moderat
- damper kecil
Burner Menengah
Kapasitas:
300–1000 kW
Karakter:
- pembakaran lebih stabil
Setting:
- balancing udara penting
Burner Besar
Kapasitas:
1000 kW
Karakter:
- konsumsi fuel tinggi
- airflow besar
Setting:
- wajib combustion analyzer
- kontrol O2 penting
Penyebab Burner Sering Lockout
Burner Solar
- nozzle kotor
- solar bercampur air
- pompa lemah
- photocell kotor
Burner Gas
- tekanan gas drop
- regulator rusak
- flame instability
Cara Menghemat Konsumsi Fuel Burner
1. Gunakan Nozzle Tepat
Jangan terlalu besar.
2. Setting Air Fuel Ratio
Udara harus seimbang.
3. Bersihkan Boiler Berkala
Kerak boiler menurunkan efisiensi.
4. Service Burner Rutin
Maintenance menjaga performa pembakaran.
Tanda Burner Harus Diservice
- api berubah merah
- konsumsi solar naik
- boiler lambat panas
- ignition gagal
- burner berisik
- lockout berulang
Kesalahan Umum Teknisi Saat Setting Burner
Membuka Damper Terlalu Besar
Menyebabkan flame pecah.
Tekanan Pompa Terlalu Tinggi
Membuat konsumsi fuel boros.
Nozzle Tidak Sesuai
Api tidak stabil.
Tidak Membersihkan Filter
Tekanan fuel drop.
Pengaruh Setting Burner Terhadap Boiler
Setting burner yang benar dapat:
- menaikkan efisiensi steam
- mengurangi konsumsi bahan bakar
- memperpanjang umur boiler
- menurunkan emisi
- meningkatkan keamanan operasi
Maintenance Burner Industri yang Disarankan
Harian
- cek flame
- cek tekanan fuel
- cek suara blower
Mingguan
- bersihkan nozzle
- cek elektroda
Bulanan
- service pompa
- cek gas train
- kalibrasi burner
Kesimpulan
Setting burner Riello RL/RS/RLS Series harus dilakukan berdasarkan:
- jenis bahan bakar
- kapasitas boiler
- ukuran nozzle
- tekanan fuel
- kebutuhan udara pembakaran
Burner gas dan burner solar memiliki karakter berbeda sehingga metode setting juga berbeda. Pengaturan yang tepat akan menghasilkan pembakaran sempurna, efisiensi tinggi, dan operasional boiler yang aman.
Untuk kebutuhan service industri, setting boiler, troubleshooting Riello , maintenance boiler, dan pengadaan sparepart burner industri, PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan teknisi profesional untuk berbagai aplikasi industri di Indonesia.
PT Indira Mitra Boiler
Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

