SQM40.28RR20 Siemens Combustion Modulating Actuator 220V

Sistem Kerja Burner Modulating Menggunakan Actuator SQM40 / SQM41 pada Boiler dan Rotary Dryer

Servo Siemens SQM dan SQN Sesuai Model
Servo Siemens SQM dan SQN Sesuai Model

Dalam sistem pembakaran industri modern, kestabilan suhu, efisiensi bahan bakar, dan keamanan operasi sangat bergantung pada sistem kontrol burner. Salah satu komponen penting yang banyak digunakan pada burner gas industri adalah Actuator Siemens SQM40 dan SQM41.

Actuator ini berfungsi mengatur posisi damper udara maupun butterfly valve gas secara otomatis sesuai kebutuhan panas proses. Sistem ini umum digunakan pada boiler, hot water boiler, thermal oil heater, asphalt mixing plant (AMP), hingga rotary dryer tepung dan pakan ternak.

Apa Itu Actuator SQM40 dan SQM41?

SQM40 dan SQM41 merupakan actuator modulating yang digunakan untuk menggerakkan damper udara atau katup bahan bakar dengan sudut putar hingga 90°. Perangkat ini menerima sinyal kontrol dari PID Controller, PLC, atau Burner Management System (BMS).

ParameterSQM40SQM41
Arah PutaranCounter Clockwise (CCW)Clockwise (CW)
Sudut Operasi0 – 90°0 – 90°
Sinyal Input4-20 mA, 2-10 VDC4-20 mA, 2-10 VDC
Tegangan Kerja120V / 230V AC120V / 230V AC
Torque45 – 90 lb-in45 – 90 lb-in
Waktu Rotasi12,5 – 25 detik / 90°12,5 – 25 detik / 90°

Sistem Kerja PID Controller, PT100, dan Servo SQM40/SQM41 pada Burner Modulating Oven Dryer Industri

Dalam industri pengeringan seperti tepung, kopi, kakao, pakan ternak, herbal, dan produk pangan lainnya, kestabilan suhu merupakan faktor utama yang menentukan kualitas produk akhir. Untuk menjaga suhu tetap stabil dan efisien, banyak Oven Dryer modern menggunakan sistem Burner Gas Modulating yang dikontrol oleh kombinasi PT100, PID Controller, dan Servo Actuator Siemens SQM40 atau SQM41.

Sistem ini memungkinkan burner bekerja secara otomatis mengikuti kebutuhan panas aktual sehingga suhu oven dapat dipertahankan secara stabil tanpa fluktuasi berlebihan.

Apa Itu PID Controller?

PID merupakan singkatan dari Proportional, Integral, dan Derivative. PID Controller berfungsi sebagai otak sistem yang menghitung selisih antara suhu aktual dengan suhu target (Set Point), kemudian mengirimkan sinyal kontrol ke servo burner.

Komponen PIDFungsi
Proportional (P)Merespon besar kecilnya error suhu.
Integral (I)Menghilangkan error yang tersisa.
Derivative (D)Mengantisipasi perubahan suhu yang terlalu cepat.

Hubungan PT100, PID, dan Servo Burner

Sistem kontrol suhu oven bekerja secara berurutan mulai dari sensor temperatur hingga burner.

PT100 / Thermocouple
         ↓
PID Temperature Controller
         ↓
Output 4-20mA
         ↓
Servo SQM40 / SQM41
         ↓
Air Damper + Gas Valve
         ↓
Burner
         ↓
Oven Dryer

Dalam sistem ini:

  • PT100 berfungsi sebagai sensor suhu.
  • PID Controller berfungsi sebagai pengolah data dan pengambil keputusan.
  • SQM40/SQM41 berfungsi sebagai aktuator yang menggerakkan damper dan valve gas.
  • Burner menghasilkan energi panas.

Cara Kerja Sistem Secara Detail

Misalkan suhu target oven adalah 180°C.

ParameterNilai
Set Point (SP)180°C
Process Value (PV)150°C
Error30°C

Karena suhu aktual masih jauh dari target, PID Controller mengirim output tinggi ke servo SQM40.

Output PIDPosisi ServoKapasitas Burner
20 mA90°100%

Servo kemudian membuka damper udara dan butterfly valve gas sehingga api burner membesar dan suhu oven meningkat.


Hubungan Output PID dengan Kapasitas Burner

Output PIDPosisi SQMKapasitas Burner
4 mA10°20%
8 mA30°40%
12 mA45°60%
16 mA70°80%
20 mA90°100%

Perbedaan SQM40 dan SQM41

ParameterSQM40SQM41
Arah PutaranCounter Clockwise (CCW)Clockwise (CW)
Sudut Operasi0° – 90°0° – 90°
Sinyal Input4-20mA / 2-10VDC4-20mA / 2-10VDC
AplikasiBurner ModulatingBurner Modulating

Perbedaan utama hanya terletak pada arah putaran shaft actuator. Pemilihan SQM40 atau SQM41 disesuaikan dengan arah buka damper udara dan butterfly valve gas yang digunakan pada burner.

Studi Kasus Oven Dryer Tepung

Sebuah Oven Dryer digunakan untuk mengeringkan tepung dengan kapasitas produksi 500 kg/jam dan suhu operasi 180°C.

KondisiSuhu OvenOutput PIDKapasitas Burner
Start Up30°C20 mA100%
Pemanasan120°C15 mA70%
Mendekati Target175°C8 mA40%
Stabil180°C4-5 mA20%

Saat material basah masuk ke oven dan suhu turun, PID secara otomatis menaikkan output sehingga servo membuka gas dan udara lebih besar. Setelah suhu kembali mendekati set point, servo akan mengurangi kapasitas burner secara bertahap.

Studi Banding Burner Modulating dan Burner On-Off

ParameterModulatingOn-Off
Stabilitas SuhuSangat BaikKurang Stabil
Konsumsi GasLebih HematLebih Boros
Kualitas ProdukLebih KonsistenKurang Konsisten
Frekuensi Start-StopRendahSangat Tinggi
Efisiensi Energi85-92%70-85%

Studi Banding Servo Burner Industri

Model ServoTipe KontrolKelebihanAplikasi
SQN70High-LowEkonomisBurner Kecil
SQM33ModulatingKompakBurner Komersial
SQM404-20mA ModulatingPresisi TinggiOven Dryer
SQM414-20mA ModulatingTorsi Lebih BesarRotary Dryer
SQM50Electronic CamSangat AkuratIndustrial Process

Konsep Control Panel Burner Modulating

PLN 380V
    │
    ▼

  MCCB
    │
    ▼

 Control MCB
    │
 ┌──┼───────────── PID Controller
 │  │
 │  ├───────────── Power Supply 24VDC
 │  │
 │  ├───────────── BMS
 │  │
 │  ├───────────── Alarm
 │  │
 │  └───────────── SQM40 / SQM41
 │
 ▼

Gas Valve + Air Damper
         │
         ▼
       Burner
         │
         ▼
      Oven Dryer

Sequence Kerja Servo SQM40 / SQM41

TahapAktivitas
1Purging blower.
2Servo menuju posisi ignition.
3Burner menyala pada low fire.
4Servo bergerak ke high fire saat pemanasan.
5PID mulai melakukan modulasi.
6Servo menyesuaikan posisi sesuai kebutuhan panas.
7Burner shutdown dan servo kembali ke posisi aman.

Perawatan Preventive Servo SQM40 / SQM41

IntervalPekerjaan
HarianPeriksa gerakan servo dan linkage damper.
MingguanPeriksa terminal listrik dan cam switch.
BulananUji sinyal 4-20mA dan kalibrasi PID.
TahunanKalibrasi sensor suhu dan inspeksi actuator secara menyeluruh.

Kesimpulan

Sistem burner modulating yang menggunakan kombinasi PT100, PID Controller, dan Servo Siemens SQM40 atau SQM41 mampu menghasilkan kontrol suhu yang jauh lebih stabil dibandingkan sistem burner On-Off maupun High-Low. Sensor PT100 berfungsi membaca suhu aktual, PID Controller menghitung kebutuhan panas, sedangkan servo SQM mengatur bukaan udara dan bahan bakar secara proporsional melalui sinyal 4-20mA.

Pada aplikasi Oven Dryer tepung, kopi, herbal, pakan ternak, maupun proses pengeringan industri lainnya, sistem ini mampu meningkatkan kualitas produk, mengurangi konsumsi bahan bakar, memperpanjang umur burner, serta menjaga proses produksi tetap stabil dan efisien. Dengan perawatan berkala dan tuning PID yang tepat, sistem modulating dapat memberikan performa optimal dalam jangka panjang.

   

Video ini menampilkan berbagai burner industri yang digunakan untuk boiler, oven dryer, rotary dryer, dan thermal oil heater. Ditunjukkan proses pembakaran, inspeksi nyala api (flame), serta pengoperasian burner gas dan dual fuel untuk menghasilkan panas yang stabil, efisien, dan aman pada aplikasi industri.

Prinsip Kerja Burner Modulating

Burner modulating bekerja dengan cara menyesuaikan kapasitas pembakaran sesuai kebutuhan panas proses secara bertahap (proportional control), bukan hanya ON/OFF atau High-Low.

Ketika suhu proses berubah, controller akan mengirim sinyal analog ke actuator SQM sehingga posisi damper udara dan valve gas ikut berubah secara otomatis.

Temperature Controller
          ↓
       4-20mA
          ↓
      SQM40/41
          ↓
 Air Damper + Gas Valve
          ↓
     Burner Flame

Urutan Kerja Burner Modulating

1. Purging

Sebelum penyalaan, blower melakukan pembersihan ruang bakar dari sisa gas atau uap bahan bakar.

2. Posisi Ignition

Actuator bergerak menuju posisi ignition yang telah ditentukan melalui cam switch.

3. Penyalaan Api

BMS memberikan perintah penyalaan pilot flame atau main flame.

4. Modulating Operation

Setelah api stabil, controller mulai mengatur kapasitas burner berdasarkan kebutuhan panas aktual.

Fungsi Cam Switch pada SQM40 / SQM41

CamWarnaFungsi
IMerahHigh Fire Position
VHitamLow Fire Position
VIHijauIgnition Position

Cam ini memungkinkan burner memiliki posisi start yang aman dan posisi operasi yang stabil.

Hubungan Sinyal 4-20 mA dengan Kapasitas Burner

SinyalPosisi ActuatorKapasitas Burner
4 mA10°20%
8 mA25°40%
12 mA45°60%
16 mA70°80%
20 mA90°100%

Pengaturan Udara dan Gas pada Burner

Dalam aplikasi industri, actuator biasanya menggerakkan dua komponen sekaligus melalui linkage mekanis:

  • Air Damper
  • Gas Butterfly Valve
          SQM40/41
              ↓
         Linkage Arm
          ↙      ↘
 Air Damper    Gas Valve

Dengan sistem ini rasio udara dan bahan bakar (Air Fuel Ratio) tetap terjaga pada seluruh rentang kapasitas burner.

Studi Kasus Rotary Dryer Tepung Menggunakan BTN40GC

Misalkan Rotary Dryer membutuhkan suhu outlet produk sebesar 120°C.

KondisiSuhu AktualSinyal ControllerKapasitas Burner
Start Up60°C20 mA100%
Pemanasan90°C16 mA80%
Mendekati Set Point118°C8 mA40%
Stabil120°C4-5 mA20%

Sistem ini menjaga suhu produk tetap stabil serta mengurangi konsumsi gas secara signifikan dibandingkan burner High-Low.

Perbandingan Burner Modulating dan High-Low

ParameterModulatingHigh-Low
Kontrol SuhuSangat StabilKurang Stabil
Konsumsi GasLebih HematLebih Boros
Umur BurnerLebih PanjangLebih Pendek
Fluktuasi SuhuRendahTinggi
Kualitas Produk DryerLebih KonsistenKurang Konsisten
Efisiensi Energi85-92%75-85%

Apakah Burner Modulating Harus Menggunakan PLC?

Tidak selalu. Sistem modulating dapat bekerja hanya dengan menggunakan PID Temperature Controller yang menghasilkan sinyal 4-20 mA ke actuator SQM40 atau SQM41.

KomponenTanpa PLCDengan PLC
PID ControllerYaYa
SQM40/41YaYa
BMSYaYa
Monitoring HMITidakYa
Data LoggingTidakYa
Remote MonitoringTidakYa

 

Pada industri pengolahan makanan, pakan ternak, tepung, kopi, herbal, kayu, maupun produk kimia, Oven Dryer digunakan untuk menurunkan kadar air produk secara terkontrol. Salah satu faktor yang menentukan kualitas hasil pengeringan adalah kestabilan suhu di dalam ruang oven.

Untuk menjaga suhu tetap stabil dan efisien, banyak Oven Dryer modern menggunakan Burner Gas Modulating yang dikontrol oleh Actuator Siemens SQM40 atau SQM41. Sistem ini memungkinkan burner menyesuaikan kapasitas api secara otomatis sesuai kebutuhan panas proses.

Apa Fungsi SQM40 / SQM41 pada Oven Dryer?

SQM40 dan SQM41 merupakan actuator modulating yang berfungsi mengatur bukaan damper udara pembakaran dan butterfly valve gas berdasarkan sinyal dari PID Temperature Controller atau PLC.

Ketika suhu oven berubah, controller akan mengirim sinyal 4-20mA ke actuator sehingga jumlah udara dan bahan bakar yang masuk ke burner ikut berubah secara proporsional.

KomponenFungsi
Thermocouple / PT100Membaca suhu aktual oven
PID ControllerMengatur output kontrol suhu
SQM40 / SQM41Menggerakkan damper udara dan valve gas
Gas Butterfly ValveMengatur debit gas
Air DamperMengatur udara pembakaran
Burner GasMenghasilkan panas
Blower SirkulasiMeratakan suhu dalam oven
BMSMenjaga keamanan sistem pembakaran

Diagram Sistem Kerja Oven Dryer Modulating

Thermocouple / PT100
          ↓
 PID Temperature Controller
          ↓ 4-20mA
      SQM40 / SQM41
          ↓
Air Damper + Gas Valve
          ↓
        Burner
          ↓
 Heat Exchanger / Direct Fire
          ↓
        Oven Dryer

Tahapan Kerja Burner Modulating pada Oven Dryer

1. Start-Up dan Pemanasan Awal

Ketika oven pertama kali dinyalakan, suhu ruang pengering masih rendah sehingga controller mendeteksi selisih suhu yang besar antara suhu aktual dan set point.

ParameterNilai
Set Point180°C
Suhu Aktual30°C
Output PID20 mA
Kapasitas Burner100%

Pada kondisi ini actuator membuka penuh damper udara dan gas valve sehingga burner bekerja pada kapasitas maksimum untuk mempercepat pemanasan oven.

2. Fase Pemanasan

Saat suhu oven mulai naik, PID Controller secara otomatis menurunkan output sehingga burner tidak terus bekerja pada kapasitas maksimum.

Suhu OvenOutput PIDKapasitas Burner
80°C18 mA90%
120°C15 mA70%
150°C10 mA50%

3. Mendekati Set Point

Ketika suhu oven mendekati target, controller mulai memperkecil api burner agar suhu tidak melewati batas yang diinginkan.

ParameterNilai
Suhu Aktual175°C
Set Point180°C
Output PID8 mA
Kapasitas Burner40%

4. Suhu Stabil

Saat suhu oven telah mencapai target, burner tetap menyala pada posisi low fire untuk mempertahankan suhu secara stabil.

ParameterNilai
Suhu Aktual180°C
Set Point180°C
Output PID4 – 5 mA
Kapasitas Burner20%

Hubungan Sinyal 4-20mA dengan Kapasitas Burner

Sinyal KontrolPosisi SQMKapasitas Burner
4 mA10°20%
8 mA30°40%
12 mA45°60%
16 mA70°80%
20 mA90°100%

Contoh Aplikasi pada Oven Dryer Tepung

Sebuah Oven Dryer digunakan untuk mengeringkan tepung dengan suhu operasi 180°C. Saat material basah masuk ke dalam oven, suhu ruang pengering akan turun akibat penyerapan panas oleh produk.

Thermocouple mendeteksi penurunan suhu tersebut dan mengirimkan data ke PID Controller. Selanjutnya PID menaikkan sinyal output ke SQM40 sehingga damper udara dan valve gas terbuka lebih besar. Akibatnya kapasitas burner meningkat dan suhu oven kembali stabil.

KondisiSuhu OvenOutput PIDKapasitas Burner
Produk Masuk160°C18 mA90%
Pengeringan Stabil180°C8 mA40%
Beban Ringan182°C5 mA20%

Perbandingan Burner Modulating dan Burner On-Off pada Oven Dryer

ParameterModulatingOn-Off
Stabilitas SuhuSangat BaikKurang Stabil
Konsumsi GasLebih HematLebih Boros
Kualitas ProdukLebih KonsistenFluktuatif
Risiko Produk GosongRendahTinggi
Frekuensi Start-StopSedikitSangat Sering
Efisiensi Energi85 – 92%70 – 85%

Keunggulan Sistem Modulating pada Oven Dryer

  • Menjaga suhu oven tetap stabil.
  • Mengurangi konsumsi gas hingga 10-30%.
  • Menghasilkan kualitas produk yang lebih seragam.
  • Mengurangi risiko overheating dan produk gosong.
  • Memperpanjang umur burner dan komponen kontrol.
  • Mengurangi frekuensi start-stop burner.
  • Meningkatkan efisiensi proses pengeringan.

Pada sistem Oven Dryer modern, pengaturan suhu tidak dilakukan secara manual tetapi menggunakan sistem kontrol otomatis. Komponen utama yang terlibat adalah sensor temperatur (PT100 atau Thermocouple), Temperature Controller (PID), Actuator Servo SQM40/SQM41, damper udara, dan gas butterfly valve.

Tujuan sistem ini adalah menjaga suhu oven tetap stabil sesuai set point yang ditentukan operator tanpa terjadi overheat atau pemborosan bahan bakar.

Prinsip Kerja Sistem

Sensor PT100 atau Thermocouple membaca suhu aktual di dalam ruang oven. Nilai suhu tersebut dikirim ke PID Temperature Controller.

Controller kemudian membandingkan suhu aktual (PV = Process Value) dengan suhu target (SP = Set Point).

Apabila terdapat selisih suhu, controller akan menghasilkan sinyal analog 4-20mA yang dikirim ke Servo Actuator SQM40/SQM41.

Servo akan mengatur posisi damper udara dan valve gas sehingga kapasitas api burner berubah secara otomatis.

PT100 / Thermocouple
         ↓
PID Temperature Controller
         ↓
Output 4-20mA
         ↓
Servo SQM40 / SQM41
         ↓
Air Damper + Gas Valve
         ↓
Burner Capacity
         ↓
Temperature Oven

Contoh Cara Kerja

Set Point = 180°C

KondisiSuhu AktualOutput PIDPosisi ServoKapasitas Burner
Start30°C20 mA90°100%
Pemanasan120°C15 mA65°70%
Mendekati SP175°C8 mA35°40%
Stabil180°C4-5 mA15°20%

Perbandingan PT100 dan Thermocouple

ParameterPT100Thermocouple
AkurasiSangat TinggiBaik
Rentang Temperatur-200°C sampai 600°C0°C sampai 1200°C+
ResponSedangCepat
Aplikasi Oven DryerSangat CocokCocok
Aplikasi FurnaceTerbatasSangat Cocok

Konsep Wiring Sistem Kontrol Panel Burner Modulating

          PT100
            │
            │
            ▼
  ┌──────────────────┐
  │ PID CONTROLLER   │
  │ 180°C Set Point  │
  └──────────────────┘
            │
      Output 4-20mA
            │
            ▼

  ┌──────────────────┐
  │ SERVO SQM40/41   │
  └──────────────────┘
       │        │
       │        │
       ▼        ▼

 Air Damper   Gas Valve

       │
       ▼

    BURNER

       │
       ▼

     OVEN

Konsep Control Panel Oven Dryer Modulating

NoKomponenFungsi
1Main MCCBProteksi utama panel
2MCB ControlProteksi kontrol
3Power Supply 24VDCSupply instrument
4PID Temperature ControllerKontrol suhu oven
5Selector Auto/ManualPilih mode operasi
6Burner Management SystemSafety burner
7SQM40/SQM41 ActuatorKontrol udara dan gas
8Blower ContactorMenghidupkan blower
9Alarm BuzzerAlarm gangguan
10Emergency StopShutdown darurat

Single Line Diagram Panel

 PLN 380V
      │
      ▼

 ┌──────────┐
 │   MCCB   │
 └──────────┘
      │
      ▼

 ┌──────────┐
 │ CONTROL  │
 │   MCB    │
 └──────────┘
      │
      ├───────────── PID Controller
      │
      ├───────────── BMS
      │
      ├───────────── Power Supply
      │
      ├───────────── Alarm
      │
      └───────────── Servo SQM40

                    │
                    ▼

            Air Damper
                    +
              Gas Valve

Urutan Operasi Sistem

  1. Operator memasukkan set point suhu oven.
  2. PT100 membaca suhu aktual.
  3. PID menghitung selisih suhu.
  4. PID mengirim sinyal 4-20mA ke SQM40.
  5. SQM40 membuka atau menutup damper dan valve gas.
  6. Burner menyesuaikan kapasitas api.
  7. Suhu oven stabil pada set point.
  8. BMS terus memonitor keamanan pembakaran.

Studi Kasus 1: Oven Dryer Tepung 500 kg/jam

Sebuah pabrik tepung menggunakan Oven Dryer dengan kapasitas produksi 500 kg/jam dan suhu operasi 180°C.

Pada saat bahan basah masuk ke ruang pengering, suhu oven turun secara tiba-tiba karena energi panas terserap oleh material.

PT100 mendeteksi penurunan suhu tersebut dan mengirim sinyal ke PID Controller. PID kemudian meningkatkan output dari 6 mA menjadi 18 mA sehingga SQM40 membuka damper udara dan butterfly valve gas lebih besar.

KondisiSuhu OvenOutput PIDPosisi ServoKapasitas Burner
Stabil180°C6 mA20°25%
Beban Naik165°C18 mA80°90%
Recovery178°C10 mA45°50%

Studi Kasus 2: Oven Dryer Kopi

Pada pengeringan kopi, fluktuasi suhu harus dijaga seminimal mungkin karena dapat mempengaruhi aroma dan kualitas biji kopi.

Dengan sistem burner modulating, servo SQM tidak melakukan ON-OFF tetapi mengatur besar kecilnya api secara proporsional sehingga suhu lebih stabil.

ParameterBurner On-OffBurner Modulating
Fluktuasi Suhu±15°C±2°C
Konsumsi Gas100%85-90%
Kualitas ProdukTidak KonsistenLebih Konsisten

Studi Banding Jenis Servo Burner Industri

Model ServoTipe KontrolAplikasiKelebihanKekurangan
Siemens SQN702 Position / High-LowBurner Kecil-MediumEkonomisTidak Modulating
Siemens SQM33Air Damper ControlBurner KomersialKompakTorsi Terbatas
Siemens SQM404-20mA ModulatingRotary Dryer, Oven DryerPresisi TinggiHarga Lebih Tinggi
Siemens SQM414-20mA ModulatingBurner Kapasitas BesarTorsi BesarPanel Lebih Kompleks
Siemens SQM50Electronic CamBurner Industrial BesarSangat AkuratInvestasi Tinggi

Servo SQM40 dan SQM41 merupakan pilihan yang paling umum digunakan pada burner modulating industri karena mampu menerima sinyal analog 4-20mA serta mengontrol aliran udara dan gas secara presisi.

Studi Banding SQN70 vs SQM40 vs SQM50

ParameterSQN70SQM40SQM50
Sistem KontrolHigh-LowModulatingElectronic Cam
Input AnalogTidakYaYa
Akurasi PosisiSedangTinggiSangat Tinggi
Kompleksitas PanelRendahSedangTinggi
Efisiensi Gas75-85%85-92%90-95%
Cocok untuk Oven DryerCukupSangat CocokSangat Cocok
Cocok untuk Rotary DryerCukupSangat CocokSangat Cocok

Rekomendasi Servo Berdasarkan Kapasitas Burner

Kapasitas BurnerRekomendasi ServoAplikasi
BTN20GCSQN70 / SQM33Oven Kecil
BTN40GCSQM40Oven Dryer
BTN55GCSQM40Rotary Dryer
BTN70GCSQM41Rotary Dryer Besar
BTN100GCSQM41 / SQM50Industrial Process
BTN150GC ke atasSQM50Heavy Industrial

Sequence Kerja Servo SQM40 / SQM41 pada Burner Modulating

Pada sistem burner modulating, actuator servo SQM40 atau SQM41 bekerja berdasarkan sinyal temperatur dari PID Controller yang menerima data dari sensor PT100 atau Thermocouple.

TahapProsesStatus Servo
1Burner Start dan PurgingServo bergerak ke posisi ignition atau low fire.
2Ignition SequenceCam ignition aktif dan burner menyala.
3Pemanasan AwalServo membuka damper dan gas valve hingga posisi high fire.
4Mendekati Set PointServo mulai mengurangi kapasitas burner secara bertahap.
5Suhu StabilServo mempertahankan posisi sesuai kebutuhan beban panas.
6Beban NaikServo membuka kembali damper dan gas valve.
7Burner StopServo kembali ke posisi low fire atau posisi standby.

Perawatan Preventive Servo SQM40 / SQM41

Meskipun SQM40 dan SQM41 menggunakan gearbox maintenance free, pemeriksaan berkala tetap diperlukan untuk menjaga akurasi modulasi udara dan bahan bakar.

Perawatan Harian

PemeriksaanTindakan
Indikator posisi servoPastikan bergerak normal mengikuti perubahan suhu.
Suara motor servoTidak boleh terdapat suara kasar atau getaran berlebih.
Linkage damperPastikan tidak macet atau longgar.

Perawatan Mingguan

PemeriksaanTindakan
Terminal listrikKencangkan apabila terdapat koneksi longgar.
Cam switchPeriksa posisi ignition, low fire dan high fire.
Butterfly valve gasPastikan bergerak sesuai sudut servo.

Bulanan

PemeriksaanTindakan
Kalibrasi PIDVerifikasi respon terhadap perubahan suhu.
Sinyal 4-20mAUkur menggunakan multimeter.
Damper udaraBersihkan dari debu dan kerak.
Valve gasPeriksa kelancaran gerakan dan kebocoran.

Tahunan

PemeriksaanTindakan
Servo actuatorPemeriksaan menyeluruh motor dan gearbox.
Limit switchKalibrasi ulang posisi cam.
Panel kontrolPembersihan dan pengecekan seluruh terminal.
Sensor PT100 / ThermocoupleKalibrasi ulang sensor temperatur.

Troubleshooting Servo Burner

GejalaPenyebab KemungkinanSolusi
Servo tidak bergerakTidak ada supply atau sinyal kontrolPeriksa tegangan dan output PID.
Servo bergerak tidak stabilNoise sinyal 4-20mAPeriksa grounding dan shield cable.
Suhu oven overshootTuning PID kurang tepatLakukan tuning ulang parameter PID.
Burner sering high fireSensor temperatur errorKalibrasi PT100 atau Thermocouple.
Damper tidak sinkronLinkage longgarSet ulang linkage dan coupling.
Api tidak stabilRasio udara dan gas tidak sesuaiLakukan combustion tuning.

Kesimpulan

Servo actuator Siemens SQM40 dan SQM41 merupakan komponen penting dalam sistem burner modulating yang berfungsi mengatur aliran udara dan bahan bakar secara proporsional berdasarkan sinyal temperatur dari PT100 atau Thermocouple melalui PID Controller. Sistem ini memungkinkan burner bekerja secara otomatis mengikuti kebutuhan panas proses sehingga menghasilkan suhu yang stabil, efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi, dan kualitas produk yang lebih konsisten.

Pada aplikasi Oven Dryer, Rotary Dryer, Thermal Oil Heater, dan Hot Water Boiler, penggunaan servo modulating dapat mengurangi fluktuasi suhu, memperpanjang umur burner, mengurangi frekuensi start-stop, serta menurunkan konsumsi energi dibandingkan sistem On-Off atau High-Low.

Agar performa servo tetap optimal, diperlukan perawatan preventif secara harian, mingguan, bulanan, dan tahunan yang mencakup pemeriksaan mekanikal, elektrikal, linkage damper, butterfly valve, sensor temperatur, serta kalibrasi sistem kontrol. Dengan perawatan yang baik, actuator SQM40/SQM41 dapat beroperasi secara akurat dan andal selama bertahun-tahun dalam berbagai aplikasi pemanasan industri.

 

PT Indira Mitra Boiler
Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top