Harga Burner Gas Industri 2026- Panduan Memilih Burner Sesuai Kapasitas
Harga burner gas industri sangat bervariasi tergantung kapasitas panas (kW atau kcal/jam), jenis bahan bakar, sistem kontrol, dan aplikasi yang digunakan. Burner gas banyak digunakan pada boiler, thermal oil heater, oven industri, furnace, hingga rotary dryer karena lebih efisien, bersih, dan mudah dikontrol dibanding bahan bakar cair.
Di Indonesia, harga burner gas industri umumnya berkisar mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah tergantung kapasitas dan merek yang dipilih. Sebelum membeli burner, penting untuk mengetahui kebutuhan panas sistem agar kapasitas burner tidak terlalu kecil maupun terlalu besar.
Tabel Harga Estimasi
| Kapasitas Burner | Aplikasi | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| 100 – 300 kW | Oven, Dryer Kecil | Rp 15 – 35 Juta |
| 300 – 700 kW | Boiler Kecil | Rp 25 – 60 Juta |
| 700 – 1.500 kW | Thermal Oil Heater | Rp 40 – 90 Juta |
| 1.500 – 3.000 kW | Boiler Industri | Rp 70 – 150 Juta |
| >3.000 kW | Industri Besar | Hubungi Kami |
Burner Gas Industri Kapasitas 100–300 kW
Kapasitas burner gas 100–300 kW banyak digunakan pada oven industri, dryer kecil, furnace laboratorium, dan thermal process skala kecil. Untuk kebutuhan ini, PT Indira Mitra Boiler menyediakan beberapa pilihan burner Bejo sesuai kebutuhan kontrol pembakaran.
| Model Burner | Tipe | Kapasitas |
|---|---|---|
| Bejo RS34 Single Gas | On-Off | Hingga ±100 kW |
| Bejo BTN35GC | Progressive Modulating | Hingga ±300 kW |
Bejo RS34 Single Gas cocok untuk aplikasi yang membutuhkan sistem kontrol sederhana dengan biaya investasi lebih ekonomis.
Bejo BTN35GC Progressive Modulating cocok untuk proses industri yang membutuhkan kontrol suhu lebih stabil dan efisiensi bahan bakar lebih baik karena mampu mengatur kapasitas api secara bertahap sesuai kebutuhan beban panas.
Oil Burner Kapasitas 100–300 kW
Untuk bahan bakar solar atau minyak ringan, tersedia:
| Model Burner | Tipe | Kapasitas |
|---|---|---|
| Bejo BT35LR | Oil Burner | Hingga ±300 kW |
Burner ini banyak digunakan pada oven industri, furnace, dan thermal oil heater kapasitas kecil hingga menengah.
Dual Fuel Burner Kapasitas 100–1.395 kW
Untuk industri yang membutuhkan fleksibilitas bahan bakar gas dan solar dalam satu unit burner, tersedia seri Dual Fuel Burner sebagai berikut:
| Model | Kapasitas (kW) |
|---|---|
| RLS 28 | 100 – 325 kW |
| RLS 38 | 116 – 442 kW |
| RLS 50 | 145 – 581 kW |
| RLS 70 | 232 – 814 kW |
| RLS 100 | 349 – 1.163 kW |
| RLS 130 | 465 – 1.395 kW |
Keunggulan dual fuel burner adalah proses produksi tetap berjalan meskipun salah satu bahan bakar mengalami gangguan pasokan. Sistem dapat beroperasi menggunakan gas maupun solar sesuai kebutuhan operasional pabrik.
Rekomendasi PT Indira Mitra Boiler
- Oven & Dryer Kecil → Bejo RS34 Single Gas
- Oven Modulating & Thermal Process → Bejo BTN35GC Progressive Modulating
- Solar Burner → Bejo BT35LR
- Gas + Solar (Dual Fuel) → Seri RLS 28 hingga RLS 130
Konfigurasi burner yang tepat akan meningkatkan efisiensi pembakaran, kestabilan temperatur proses, dan mengurangi konsumsi bahan bakar pada aplikasi boiler, thermal oil heater, furnace, maupun rotary dryer.
Burner Gas Industri Kapasitas 300–700 kW
Aplikasi Boiler Kecil, Oven Industri, Furnace, dan Thermal Oil Heater Mini
Rentang kapasitas 300–700 kW merupakan salah satu ukuran yang paling banyak digunakan pada industri makanan, tekstil, laundry, pengolahan kayu, dan pabrik skala menengah. Pada kapasitas ini, burner mampu menghasilkan panas yang cukup untuk boiler kecil maupun thermal oil heater kapasitas rendah.
Pilihan Burner yang Direkomendasikan
| Model | Kapasitas |
|---|---|
| Bejo BTN35GC Progressive Modulating | Hingga ±300 kW |
| RLS 50 Gas Burner | 145 – 581 kW |
| RLS 70 Gas Burner | 232 – 814 kW |

Kelebihan RLS 50
- Kapasitas: 145–581 kW
- Cocok untuk boiler 300–500 kg/jam
- Thermal Oil Heater 100.000–300.000 kcal/jam
- Oven industri dan dryer skala menengah
- Kontrol pembakaran stabil
- Efisiensi tinggi dan emisi rendah
Kelebihan RLS 70
- Kapasitas: 232–814 kW
- Cocok untuk boiler 500–1.000 kg/jam
- Thermal Oil Heater 300.000–500.000 kcal/jam
- Furnace industri skala menengah
- Rotary dryer kapasitas kecil hingga menengah
Burner Gas Industri Kapasitas 700–1.500 kW
Aplikasi Thermal Oil Heater dan Boiler Industri
Kapasitas 700–1.500 kW biasanya digunakan pada pabrik yang beroperasi 24 jam dan membutuhkan suplai panas kontinu. Sistem ini umum ditemukan pada industri kelapa sawit, pengolahan makanan, kimia, tekstil, dan pengeringan material industri.
Pilihan Burner yang Direkomendasikan
| Model | Kapasitas |
|---|---|
| RLS 70 | 232 – 814 kW |
| RLS 100 | 349 – 1.163 kW |
| RLS 130 | 465 – 1.395 kW |
RLS 100 Gas Burner
- Kapasitas: 349–1.163 kW
- Thermal Oil Heater 500.000–1.000.000 kcal/jam
- Boiler 1–2 ton/jam
- Furnace industri kapasitas besar
- Cocok untuk operasi kontinyu
RLS 130 Gas Burner
- Kapasitas: 465–1.395 kW
- Thermal Oil Heater 1 juta kcal/jam
- Boiler 2–3 ton/jam
- Rotary Dryer kapasitas besar
- Furnace peleburan dan proses industri berat
Rekomendasi PT Indira Mitra Boiler
| Kapasitas Kebutuhan | Model Burner |
|---|---|
| Hingga 300 kW | Bejo BTN35GC |
| 300–600 kW | RLS 50 |
| 500–800 kW | RLS 70 |
| 800–1.200 kW | RLS 100 |
| 1.000–1.500 kW | RLS 130 |
Dengan pemilihan burner yang sesuai kapasitas proses, konsumsi gas dapat lebih efisien, temperatur lebih stabil, dan umur peralatan menjadi lebih panjang. Ini sangat penting terutama untuk aplikasi boiler, thermal oil heater, dan rotary dryer yang beroperasi secara kontinu.
Seri RLS Gas Burner: Kapasitas, Kegunaan, dan Rekomendasi Aplikasi Industri
Burner seri RLS dirancang untuk aplikasi industri yang membutuhkan pembakaran stabil, efisien, dan mampu beroperasi secara kontinyu. Seri ini banyak digunakan pada boiler uap, thermal oil heater, rotary dryer, furnace, oven industri, dan incinerator.
1. RLS 50 Gas Burner
Kapasitas: 145 / 290 ÷ 581 kW
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Minimum Fire | 145 kW |
| First Stage | 290 kW |
| Maximum Fire | 581 kW |
Aplikasi yang Cocok
- Boiler Steam 300–750 kg/jam
- Thermal Oil Heater 100.000–500.000 kcal/jam
- Oven Industri
- Powder Coating Oven
- Furnace Pemanas Produk
- Rotary Dryer Kecil
Keunggulan
✔ Konsumsi gas lebih hemat dibanding burner oversize
✔ Cocok untuk industri makanan dan minuman
✔ Ukuran kompak dan mudah dipasang
✔ Cocok untuk operasi 8–16 jam per hari
2. RLS 70 Gas Burner
Kapasitas: 232 / 465 ÷ 814 kW
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Minimum Fire | 232 kW |
| First Stage | 465 kW |
| Maximum Fire | 814 kW |
Aplikasi yang Cocok
- Boiler Steam 500–1.000 kg/jam
- Thermal Oil Heater 300.000–700.000 kcal/jam
- Rotary Dryer Biomassa
- Asphalt Heating
- Palm Oil Processing
- Textile Dryer
Keunggulan
✔ Kapasitas lebih besar untuk operasi kontinyu
✔ Stabil pada beban tinggi
✔ Cocok untuk pabrik 20–24 jam/hari
✔ Efisiensi pembakaran tinggi
Contoh Penggunaan
Thermal Oil Heater 500.000 kcal/jam membutuhkan sekitar:
500.000 kcal/jam ÷ 860
= 581 kWRLS 70 sangat ideal karena mampu bekerja pada rentang tengah kapasitasnya, sehingga burner tidak selalu bekerja pada beban maksimum.
3. RLS 100 Gas Burner
Kapasitas: 349 / 698 ÷ 1.163 kW
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Minimum Fire | 349 kW |
| First Stage | 698 kW |
| Maximum Fire | 1.163 kW |
Aplikasi yang Cocok
- Boiler Steam 1–2 Ton/Jam
- Thermal Oil Heater 700.000–1.000.000 kcal/jam
- Rotary Dryer Besar
- Furnace Industri
- Pengering Pasir Silika
- Pengering Jagung dan Pakan Ternak
Keunggulan
✔ Cocok untuk industri skala menengah hingga besar
✔ Mampu menjaga suhu proses lebih stabil
✔ Ideal untuk sistem modulating control
✔ Emisi pembakaran lebih rendah
Contoh Penggunaan
Thermal Oil Heater:
1,000,000 kcal/jam÷860=1163 kW1{,}000{,}000\ \text{kcal/jam} \div 860 = 1163\ \text{kW}1,000,000 kcal/jam÷860=1163 kW
Karena itu RLS 100 sering dipilih untuk Thermal Oil Heater 1 juta kcal/jam.
4. RLS 130 Gas Burner
Kapasitas: 465 / 930 ÷ 1.395 kW
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Minimum Fire | 465 kW |
| First Stage | 930 kW |
| Maximum Fire | 1.395 kW |
Aplikasi yang Cocok
- Boiler Steam 2–3 Ton/Jam
- Thermal Oil Heater 1.000.000 kcal/jam
- Rotary Dryer Besar
- Industri Kelapa Sawit
- Industri Kimia
- Industri Pengolahan Mineral
- Furnace Industri Berat
Keunggulan
✔ Dirancang untuk operasi 24 jam non-stop
✔ Cocok untuk beban panas tinggi
✔ Respon pembakaran cepat
✔ Kapasitas cadangan lebih besar saat beban meningkat
Contoh Penggunaan
Untuk Thermal Oil Heater 1 juta kcal/jam:
- RLS 100 = cukup dan ekonomis
- RLS 130 = lebih aman jika ada rencana ekspansi kapasitas atau kebutuhan panas puncak yang tinggi
Panduan Memilih Seri RLS
| Kebutuhan Panas | Rekomendasi |
|---|---|
| 100.000 – 500.000 kcal/jam | RLS 50 |
| 500.000 – 700.000 kcal/jam | RLS 70 |
| 700.000 – 1.000.000 kcal/jam | RLS 100 |
| 1.000.000 kcal/jam ke atas | RLS 130 |
Tips dari PT Indira Mitra Boiler
Jangan memilih burner hanya berdasarkan kapasitas maksimum. Burner yang bekerja pada 60–80% kapasitas biasanya menghasilkan:
- Efisiensi pembakaran lebih tinggi
- Umur burner lebih panjang
- Konsumsi gas lebih hemat
- Suhu proses lebih stabil
Karena itu, pemilihan seri RLS 50, RLS 70, RLS 100, atau RLS 130 sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan panas aktual, jam operasi pabrik, dan potensi pengembangan kapasitas di masa depan.
Berikut tabel spare part utama (common parts) untuk seri burner RLS 50, RLS 70, RLS 100, dan RLS 130 yang biasanya dibutuhkan untuk maintenance dan stok gudang.
Daftar Part Utama Burner RLS Series
| No | Nama Part | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | Burner Motor | Menggerakkan blower pembakaran |
| 2 | Fan Wheel / Impeller | Mensuplai udara pembakaran |
| 3 | Air Damper Assembly | Mengatur volume udara |
| 4 | Damper Servo Motor | Mengatur posisi damper secara otomatis |
| 5 | Gas Valve Multiblock | Membuka dan menutup aliran gas |
| 6 | Gas Pressure Regulator | Menstabilkan tekanan gas |
| 7 | Gas Pressure Switch Min | Proteksi tekanan gas rendah |
| 8 | Gas Pressure Switch Max | Proteksi tekanan gas tinggi |
| 9 | Air Pressure Switch | Monitoring tekanan udara blower |
| 10 | Ignition Transformer | Membuat percikan api penyalaan |
| 11 | Ignition Electrode | Elektroda pemantik api |
| 12 | Flame Rod / Ionization Probe | Deteksi nyala api |
| 13 | Flame Sensor Cable | Kabel sensor api |
| 14 | Burner Controller | Kontrol urutan operasi burner |
| 15 | Modulating Controller | Kontrol modulasi api |
| 16 | Gas Butterfly Valve | Pengatur debit gas |
| 17 | Gas Valve Actuator | Penggerak katup gas |
| 18 | Diffuser Head | Mencampur udara dan gas |
| 19 | Combustion Head | Kepala pembakaran |
| 20 | Burner Housing | Body burner |
| 21 | Terminal Block | Koneksi kelistrikan |
| 22 | Main Contactor | Penggerak motor utama |
| 23 | Thermal Overload | Proteksi motor |
| 24 | Fuse & MCB | Proteksi kelistrikan |
| 25 | Flexible Gas Hose | Sambungan gas |
| 26 | Gas Filter | Menyaring kotoran pada gas |
| 27 | UV Sensor (opsional) | Deteksi api pada aplikasi tertentu |
| 28 | Display Controller (opsional) | Monitoring parameter burner |
Consumable Part (Paling Sering Diganti)
| Part | Umur Pakai Normal |
|---|---|
| Ignition Electrode | 1–2 Tahun |
| Flame Rod | 1–3 Tahun |
| Ignition Cable | 2–3 Tahun |
| Gas Filter Element | 6–12 Bulan |
| Pressure Switch | 3–5 Tahun |
| Ignition Transformer | 3–5 Tahun |
| Servo Motor | 5–10 Tahun |
Perbedaan Kapasitas Komponen Antar Model
| Model | Motor Burner | Gas Train |
|---|---|---|
| RLS 50 | ±1.1–1.5 kW | DN40–DN50 |
| RLS 70 | ±1.5–2.2 kW | DN50 |
| RLS 100 | ±3 kW | DN65 |
| RLS 130 | ±4–5.5 kW | DN65–DN80 |
Spare Part Recommended Stock
Untuk pabrik yang beroperasi 20–24 jam/hari, minimal stok:
| Qty | Part |
|---|---|
| 2 pcs | Ignition Electrode |
| 2 pcs | Flame Rod |
| 1 pcs | Ignition Transformer |
| 1 pcs | Air Pressure Switch |
| 1 pcs | Gas Pressure Switch |
| 1 set | Gas Filter Element |
| 1 pcs | Burner Controller |
| 1 pcs | Servo Motor |
Dengan stok part tersebut, sebagian besar gangguan burner dapat ditangani tanpa menunggu pengadaan spare part dari luar.
Studi Banding Maintenance & After Sales PT Indira Mitra Boiler
PT Indira Mitra Boiler tidak hanya menjual burner, boiler, dan thermal oil heater, tetapi juga menyediakan layanan commissioning, maintenance berkala, troubleshooting, retrofit burner, overhaul boiler, audit efisiensi pembakaran, serta penyediaan spare part untuk mendukung operasional pelanggan setelah unit terpasang.
Mengapa After Sales Lebih Penting Daripada Harga Unit?
Banyak pengguna industri memilih burner berdasarkan harga termurah. Namun dalam praktiknya, biaya terbesar justru berasal dari:
- Downtime produksi
- Konsumsi bahan bakar berlebih
- Kerusakan burner akibat setting yang salah
- Keterlambatan spare part
- Tidak adanya teknisi pendukung
Karena itu PT Indira Mitra Boiler menyediakan dukungan teknis mulai dari instalasi, start-up, commissioning hingga maintenance berkala.
Studi Kasus 1
Burner Sering Trip Flame Failure
Kondisi Awal
- Burner gas RLS 70
- Thermal Oil Heater 500.000 kcal/jam
- Operasi 24 jam
Keluhan
- Burner sering mati mendadak
- Alarm Flame Failure
- Produksi terganggu
Temuan Tim PT Indira Mitra Boiler
- Ignition electrode aus
- Flame rod kotor
- Tekanan gas tidak stabil
- Air damper tidak sinkron
Tindakan
✔ Cleaning combustion head
✔ Setting ulang gas-air ratio
✔ Penggantian ignition electrode
✔ Kalibrasi pressure switch
Hasil
- Burner kembali stabil
- Tidak ada trip berulang
- Pembakaran lebih sempurna
- Konsumsi gas menurun
Studi Kasus 2
Konsumsi Gas Terlalu Boros
Kondisi Awal
- Boiler 1 ton/jam
- Burner RLS 100
- Operasi 20 jam/hari
Keluhan
Tagihan LPG meningkat signifikan.
Temuan
- O₂ pembakaran terlalu tinggi
- Damper udara terlalu terbuka
- Burner bekerja di kapasitas maksimum terus menerus
Solusi
✔ Combustion tuning
✔ Setting modulating control
✔ Kalibrasi servo motor
Hasil
- Api lebih stabil
- Efisiensi pembakaran meningkat
- Konsumsi gas berkurang
Studi Kasus 3
Burner Sulit Menyala Saat Start
Kondisi Awal
- Oil Burner BT35LR
- Furnace pengering
Temuan
- Nozzle tersumbat
- Filter solar kotor
- Tekanan pompa tidak sesuai
Tindakan
✔ Ganti nozzle
✔ Bersihkan filter
✔ Setting ulang tekanan pompa
Hasil
- Penyalaan normal
- Tidak ada gagal start
- Flame lebih stabil
Program Preventive Maintenance
Harian
- Cek tekanan gas
- Cek tekanan solar
- Cek nyala api
- Cek suara blower
Mingguan
- Bersihkan flame rod
- Bersihkan ignition electrode
- Periksa kebocoran gas
Bulanan
- Cek servo motor
- Cek pressure switch
- Cek gas train
Tahunan
- Overhaul burner
- Kalibrasi ulang sistem kontrol
- Penggantian part yang aus
- Analisa efisiensi pembakaran
Program maintenance rutin dapat memperpanjang umur burner dan menjaga efisiensi sistem pemanas industri.
Dukungan After Sales PT Indira Mitra Boiler
| Layanan | Keterangan |
|---|---|
| Commissioning | Start-up dan setting awal |
| Troubleshooting | Analisa kerusakan burner |
| Maintenance Berkala | Harian, bulanan, tahunan |
| Spare Part | Burner, boiler, valve, sensor |
| Retrofit Burner | Solar ke Gas |
| Audit Efisiensi | Optimasi konsumsi bahan bakar |
| Emergency Service | Dukungan teknis lapangan |
| Training Operator | Pelatihan operator burner & boiler |
Kesimpulan
Bagi industri yang beroperasi 20–24 jam per hari, keberadaan tim after sales sering kali lebih penting daripada selisih harga pembelian unit. Dengan maintenance berkala, stok spare part yang memadai, serta dukungan teknisi berpengalaman, risiko downtime dapat ditekan dan biaya bahan bakar dapat dikendalikan sehingga investasi burner dan boiler menjadi lebih optimal
PT Indira Mitra Boiler menyediakan burner gas industri untuk boiler, thermal oil heater, furnace, oven, dan rotary dryer. Tim teknis kami siap membantu perhitungan kapasitas burner sesuai kebutuhan proses industri Anda.
PT Indira Mitra Boiler
Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia
