Perhitungan Kapasitas Burner Rotary Dryer Tepung Terigu 1.500 Kg/Jam Lengkap dengan Neraca Massa dan Neraca Energi

Perhitungan Kapasitas Burner Rotary Dryer Tepung Terigu 1.500 Kg/Jam Lengkap dengan Neraca Massa dan Neraca Energi.

 

Menentukan kapasitas burner yang tepat merupakan salah satu faktor terpenting dalam desain Rotary Dryer Tepung Terigu. Pemilihan burner yang terlalu kecil dapat menyebabkan proses pengeringan tidak mencapai target kadar air, sedangkan burner yang terlalu besar akan meningkatkan biaya investasi dan konsumsi energi yang tidak diperlukan.

Pada studi kasus ini dilakukan analisa lengkap untuk sistem Rotary Dryer 2 Stage dengan kapasitas feed 1.500 Kg/Jam, kadar air awal 32%, dan target kadar air akhir 8%. Perhitungan mencakup neraca massa, neraca energi, analisa kehilangan panas (heat losses), kebutuhan panas aktual, hingga rekomendasi kapasitas burner CNG yang paling sesuai untuk operasi yang efisien dan stabil.

 

Gambar Rotary Dryer Tepung Terigu 1500 Kg Jam
Gambar Rotary Dryer Tepung Terigu 1500 Kg Jam

Perhitungan kapasitas Burner rotary dryer tepung terigu kapasitas 1.500 Kg/Jam menggunakan bahan bakar CNG.

1. Data Proses

ParameterNilai
ProdukTepung Terigu
Kapasitas Feed1.500 Kg/Jam
Moisture Awal32%
Moisture Akhir8%
Rotary DryerØ950 × 7.500 mm × 2 Drum
FuelCNG

2. Rumus Produk Akhir

Mp = Ms ÷ (1 − MCakhir)

= 1020 ÷ (1 − 0,08)

Mp = 1.108,7 Kg/Jam

Rumus Air Yang Diuapkan

W = Feed − Produk Akhir

= 1500 − 1108,7

W = 391,3 Kg/Jam

3. Neraca Energi (Theoretical Heat Duty)

Neraca energi digunakan untuk menghitung jumlah panas teoritis yang dibutuhkan material selama proses pengeringan. Energi ini meliputi panas untuk menguapkan air, memanaskan produk, dan memanaskan air yang masih tersisa dalam produk akhir.

3.1 Panas Penguapan Air

Q₁ = W × λ

  • Q₁ = Panas penguapan air (Kcal/Jam)
  • W = Air yang diuapkan (Kg/Jam)
  • λ = Panas laten penguapan air = 540 Kcal/Kg

penguapan air = 391,3 × 540

 = 211.302 Kcal/Jam

3.2 Panas Pemanasan Produk

Q₂ = Mp × Cp × ΔT

  • Q₂ = Panas pemanasan produk (Kcal/Jam)
  • Mp = Produk akhir = 1.108,7 Kg/Jam
  • Cp = Panas jenis tepung terigu = 0,40 Kcal/Kg°C
  • ΔT = Perubahan temperatur (80 – 30)°C

Pemanasan produk = 1.108,7 × 0,40 × 50

Pemanasan produk = 22.174 Kcal/Jam

3.3 Panas Pemanasan Air Tersisa

Q₃ = Mw × Cp × ΔT

  • Q₃ = Panas pemanasan air tersisa (Kcal/Jam)
  • Mw = Air tersisa dalam produk = 88,7 Kg/Jam
  • Cp air = 1 Kcal/Kg°C
  • ΔT = 50°C

Panas Air Tersisa = 88,7 × 1 × 50

Panas Air Tersisa = 4.435 Kcal/Jam

 

3.4 Total Kebutuhan Panas Teoritis

Qteoritis = Q₁ + Q₂ + Q₃

laju alir teoritis  = 211.302 + 22.174 + 4.435

laju alir teoritis = 237.911 Kcal/Jam x 2  ( karena Rotary dryer direct fired umumnya efisiensi termal antara 50%)

 

4. Analisa Efisiensi Rotary Dryer

Rotary dryer direct fired umumnya memiliki efisiensi termal antara 50% hingga 60% tergantung desain sistem, kualitas insulasi, temperatur operasi, dan kondisi exhaust.

Pada studi kasus ini digunakan efisiensi desain sebesar 50% sebagai pendekatan konservatif untuk memastikan kapasitas burner tetap mencukupi pada berbagai kondisi operasi lapangan.

5. Kebutuhan Panas Aktual

Qaktual = Qteoritis ÷ η

475.822 Kcal/Jam

553 kW

6. Perhitungan Kapasitas Burner
Burner Capacity

=Qburner × Safety Factor

= 553 × 1,20

= 664 kW

atau

Burner Capacity
= 475.822 × 1,20

= 570.986 Kcal/Jam

= 664 kW

Kesimpulan dan Rekomendasi

  • Produk : Tepung Terigu
  • Kapasitas Feed : 1.500 Kg/Jam
  • Moisture Awal : 32%
  • Moisture Akhir : 8%
  • Air Yang Diuapkan : 391,3 Kg/Jam
  • Kebutuhan Panas Teoritis : 237.911 Kcal/Jam
  • Efisiensi Rotary Dryer : 50%
  • Kebutuhan Panas Burner Aktual : 475.822 Kcal/Jam (553 kW)
  • Kapasitas Burner Desain : 570.986 Kcal/Jam (664 kW)
  • Burner Terpasang : 2 × BTN40GC (390 kW/Unit)
  • Total Kapasitas Burner : 780 kW
  • Loading Operasi Aktual : ±71%
  • Loading Berdasarkan Kapasitas Desain : ±85%

Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan 2 Unit Burner BTN40GC masih memenuhi kebutuhan proses pengeringan tepung terigu kapasitas 1.500 Kg/Jam. Kapasitas total burner sebesar 780 kW memberikan cadangan daya yang cukup terhadap kebutuhan desain sebesar 664 kW, sehingga sistem masih memiliki fleksibilitas  Cadangan 15 – 20% untuk menghadapi fluktuasi kadar air bahan baku maupun perubahan kondisi operasi di lapangan.

 

PT Indira Mitra Boiler

Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

 

Pada video ini ditampilkan aplikasi BEJO Burner untuk sistem Dry Heating Industry yang digunakan pada oven industri, rotary dryer, curing oven, drying chamber, dan berbagai proses pengeringan lainnya.

🔥 Cara Kerja Sistem
BEJO Burner membakar bahan bakar gas atau solar secara otomatis untuk menghasilkan panas yang stabil. Udara panas kemudian disalurkan ke ruang pengering sehingga produk dapat dikeringkan secara merata tanpa kontak langsung dengan api. Sistem burner industri umum digunakan untuk proses drying, curing, dan pemanasan udara pada berbagai sektor manufaktur.

Keunggulan BEJO Burner

  • Efisiensi pembakaran tinggi
  • Temperatur stabil dan mudah dikontrol
  • Hemat bahan bakar
  • Operasi otomatis dan aman
  • Cocok untuk Oven Industri, Rotary Dryer, Powder Coating, Asphalt Plant, dan Hot Air Generator
  • Perawatan mudah dengan spare part tersedia

🏭 Aplikasi Industri

  • Pengering tepung dan pangan
  • Dryer pakan ternak
  • Oven painting & powder coating
  • Pengering kayu
  • Industri tekstil
  • Industri kimia
  • Asphalt mixing plant

BEJO Burner – Powerful Flame, Maximum Efficiency, Reliable Heating Solution for Industry.

 

BEJO BURNER untuk Dry Heating Industry | Solusi Pemanas Udara Panas Industri Hemat Energi

Pada video ini ditampilkan aplikasi BEJO Burner untuk sistem Dry Heating Industry yang digunakan pada berbagai proses pengeringan dan pemanasan industri. Sistem ini menghasilkan udara panas (Hot Air) yang stabil untuk mendukung proses produksi secara efisien, aman, dan hemat bahan bakar.

BEJO Burner dapat diaplikasikan pada:

✔ Rotary Dryer
✔ Oven Industri
✔ Powder Coating Oven
✔ Curing Oven
✔ Drying Chamber
✔ Asphalt Plant
✔ Pengering Tepung dan Pangan
✔ Industri Tekstil
✔ Industri Kayu dan Furniture

Keunggulan BEJO Burner:

🔥 Efisiensi pembakaran tinggi
🔥 Temperatur stabil dan mudah dikontrol
🔥 Konsumsi bahan bakar lebih hemat
🔥 Operasi otomatis dengan sistem safety lengkap
🔥 Cocok untuk Gas Burner maupun Oil Burner
🔥 Perawatan mudah dan spare part tersedia

PT Indira Mitra Boiler menyediakan solusi lengkap mulai dari perhitungan kapasitas burner, desain furnace, panel kontrol, gas train, instalasi hingga commissioning untuk berbagai kebutuhan pemanas industri.

Hubungi kami untuk konsultasi sizing burner dan sistem pemanas industri.

Website:
www.burner.co.id
www.indiramitraboiler.co.id

Baca Juga Burners Untuk Proses pengering:

Rotari Dryer Asphat Mixing

Oven Dry Teh Gelas 

Destilator Proses

Incinerator Waste

Thermal Oil Heater

Fire Steam Boiler

Hot water Boilers

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top