Bejo Burner – Solusi Heating, Oven, dan Dryer Industri Anda.
Selamat datang di Bejo Burner, penyedia solusi sistem pemanas industri yang melayani kebutuhan berbagai sektor manufaktur di Indonesia. Kami mengkhususkan diri dalam perancangan, fabrikasi, dan pengembangan oven industri, dryer industri, burner, furnace, serta sistem heating custom yang dirancang sesuai kebutuhan proses produksi pelanggan.
Dengan dukungan tenaga ahli berpengalaman dan teknologi yang terus berkembang, Bejo Burner berkomitmen menghadirkan peralatan pemanas yang efisien, aman, hemat energi, dan berkinerja tinggi. Produk kami telah digunakan untuk berbagai aplikasi industri, mulai dari proses drying, curing, baking, heat treatment, powder coating, hingga pemanasan material pada berbagai sektor manufaktur.
Kami memahami bahwa setiap industri memiliki karakteristik proses yang berbeda. Oleh karena itu, setiap sistem yang kami rancang disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas produksi, temperatur operasi, jenis material, serta target efisiensi yang diinginkan pelanggan.

Sistem Batch Oven Industri dengan Bejo Burner Gas Burner Modulating untuk proses pemanasan yang stabil, efisien, dan presisi di berbagai aplikasi manufaktur.
Solusi Industri yang Kami Tawarkan
✔ Oven Industri Custom
✔ Dryer Industri Custom
✔ Burner Gas dan Solar Industri
✔ Furnace Industri
✔ Heat Treatment System
✔ Powder Coating Oven
✔ Drying Chamber
✔ Hot Air Generator
✔ Sistem Pemanas Industri Terintegrasi
Sebagai mitra terpercaya industri, Bejo Burner siap membantu Anda mendapatkan solusi pemanasan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk, dan mendukung efisiensi operasional perusahaan.
Bejo Burner – Solusi Heating, Oven, dan Dryer Industri untuk Produksi yang Lebih Efisien dan Berkualitas.
BEJO Burner Heating Oven Industry Solution
Gas Burner untuk Heating Oven Industri
Video ini menampilkan aplikasi gas burner modulating untuk heating oven industri, khususnya pada proses oven painting di PT Chemco. Sistem burner ini dirancang untuk menghasilkan temperatur stabil, efisiensi bahan bakar tinggi, dan distribusi panas merata pada oven industri.
Heating oven industri membutuhkan sistem pembakaran yang presisi agar proses curing, drying, baking, dan powder coating berjalan optimal tanpa fluktuasi suhu.
Aplikasi BEJO Burner pada Oven Painting Industri
BEJO Burner Gas Burner Modulating digunakan pada sistem heating oven industri yang menuntut kontrol suhu akurat. Burner ini mampu menyesuaikan kapasitas pembakaran sesuai kebutuhan beban panas oven, sehingga:
- Suhu oven lebih stabil
- Konsumsi gas lebih hemat
- Risiko overheat dan burner trip berkurang
Keunggulan Gas Burner Modulating untuk Heating Oven
Beberapa keunggulan penggunaan gas burner modulating pada oven industri antara lain:
✔ Efisiensi bahan bakar tinggi
✔ Api stabil tanpa backfire
✔ Kontrol temperatur presisi
✔ Cocok untuk oven painting & curing
✔ Meningkatkan kualitas hasil coating
Konsultasi Burner Heating Oven Industri
Jika Anda membutuhkan gas burner untuk heating oven industri, oven painting, atau sistem pemanas industri lainnya, silakan hubungi:
📞 WhatsApp: 0813-8866-6204
🔥 Bejo Burner Indonesia – PT Indira Mitra Boiler
Keunggulan BEJO Burner untuk Heating Oven Industri
- Efisiensi bahan bakar tinggi.
- Kontrol temperatur presisi.
- Distribusi panas merata.
- Flame stabil dan aman.
- Sistem modulating otomatis.
- Mudah diintegrasikan dengan PLC.
- Biaya operasional lebih rendah.
- Perawatan mudah dan dukungan teknis tersedia.
Aplikasi Heating Oven Industri
- Oven Curing
- Oven Baking Industri
- Heat Treatment Oven
- Oven Pemanas Produk Manufaktur
- Oven Pengering Komponen Otomotif
- Oven Industri Custom
PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan konsultasi, perhitungan kebutuhan panas, supply burner, instalasi, commissioning, training operator, hingga layanan purna jual untuk berbagai kebutuhan burner dan sistem pemanas industri di seluruh Indonesia.
Konsultasi Burner & Heating Oven Industri
PT Indira Mitra Boiler
Spesialis Burner Industri, Thermal Oil Heater, Boiler dan Heating Oven System.
📞 0813-8866-6204
🌐 www.burner.co.id
Batch Oven Industri: Rincian, Sistem Kerja, dan Aplikasi
Pengertian Batch Oven Industri
Apa Itu Batch Oven Industri?
Batch oven merupakan salah satu jenis oven industri yang dirancang untuk memproses material atau produk dalam satu siklus produksi (batch). Pada sistem ini, produk dimasukkan ke dalam ruang oven, dipanaskan pada suhu tertentu selama waktu yang telah ditentukan, kemudian dikeluarkan setelah proses selesai.
Cara Kerja Batch Oven dalam Proses Produksi
Metode kerja batch oven memungkinkan produk diproses secara bertahap berdasarkan lot produksi. Setelah satu siklus selesai, produk berikutnya dapat dimasukkan untuk menjalani proses yang sama atau berbeda sesuai kebutuhan operasional.
Keunggulan Sistem Batch Dibandingkan Continuous Oven
Berbeda dengan continuous oven yang beroperasi secara terus-menerus menggunakan conveyor, batch oven menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam pengaturan suhu, waktu proses, dan jenis produk yang diproses. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk produksi dengan variasi produk yang beragam.
Fungsi Batch Oven untuk Berbagai Kebutuhan Industri
Batch oven digunakan untuk berbagai proses industri seperti pengeringan (drying), curing cat, powder coating, pemanasan material, heat treatment, baking, serta pengeringan komponen elektronik dan farmasi. Kemampuannya dalam menjaga stabilitas suhu membantu menghasilkan kualitas produk yang konsisten.
Mengapa Batch Oven Banyak Digunakan di Industri?
Dengan desain yang dapat disesuaikan, biaya investasi yang relatif lebih ekonomis, serta kemampuan menangani berbagai jenis proses produksi, batch oven menjadi salah satu solusi pemanasan yang paling banyak digunakan di industri manufaktur modern.
Aplikasi Batch Oven di Berbagai Sektor Industri
Batch oven banyak ditemukan di industri otomotif, fabrikasi logam, elektronik, farmasi, makanan dan minuman, karet, plastik, serta industri powder coating yang membutuhkan proses pemanasan dengan kontrol suhu yang presisi.
2. Komponen Utama Batch Oven
B. Burner atau Elemen Pemanas
Pengertian Burner pada Batch Oven
Burner merupakan komponen utama dalam sistem pemanas batch oven yang berfungsi menghasilkan energi panas dari proses pembakaran bahan bakar. Panas yang dihasilkan kemudian disalurkan ke ruang pemanas (heating chamber) melalui sistem heat exchanger atau sirkulasi udara panas sehingga produk dapat diproses pada temperatur yang diinginkan.
Pada oven industri modern, burner menjadi pusat pengendalian performa pemanasan karena menentukan kecepatan kenaikan suhu, kestabilan temperatur, efisiensi bahan bakar, dan kualitas hasil proses produksi.
Fungsi Burner pada Batch Oven
Burner memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:
- Menghasilkan energi panas untuk proses pemanasan.
- Menjaga kestabilan temperatur oven.
- Mempercepat waktu pemanasan (heating up).
- Mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar.
- Menjamin proses drying, curing, baking, dan heat treatment berjalan optimal.
- Mengurangi emisi melalui sistem pembakaran yang efisien.
Jenis Burner yang Digunakan pada Batch Oven
Burner LPG
Burner LPG menggunakan bahan bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang terdiri dari campuran propana dan butana.
Keunggulan
- Instalasi relatif mudah.
- Tidak memerlukan jaringan pipa gas kota.
- Api stabil.
- Cocok untuk daerah industri yang belum memiliki natural gas.
Aplikasi
- Batch Oven
- Dryer Industri
- Powder Coating Oven
- Baking Oven
- Food Processing
Burner CNG (Compressed Natural Gas)
Burner CNG menggunakan gas alam yang dikompresi dalam tabung bertekanan tinggi.
Keunggulan
- Emisi lebih rendah.
- Biaya operasional lebih ekonomis.
- Pembakaran lebih bersih.
Aplikasi
- Dryer Industri
- Heat Treatment Oven
- Thermal Oil Heater
- Boiler
Burner Natural Gas
Burner ini menggunakan jaringan pipa gas industri.
Keunggulan
- Operasional paling ekonomis.
- Pasokan bahan bakar stabil.
- Cocok untuk operasi 24 jam.
Aplikasi
- Oven Industri Kapasitas Besar
- Boiler
- Furnace
- Continuous Oven
Burner Diesel Oil Burner
Burner diesel digunakan apabila pasokan gas tidak tersedia.
Keunggulan
- Tidak bergantung pada jaringan gas.
- Cocok untuk lokasi terpencil.
- Kapasitas panas besar.
Aplikasi
- Batch Oven
- Rotary Dryer
- Asphalt Mixing Plant
- Thermal Oil Heater
- Furnace
Seri burner diesel BEJO 40 G tersedia mulai kapasitas 12 kW hingga 240 kW untuk aplikasi pemanasan industri ringan.
Komponen Utama Burner Industri
Blower Fan
Berfungsi menyuplai udara pembakaran.
Fungsi:
- Menyediakan oksigen.
- Mengatur rasio udara dan bahan bakar.
- Menjaga kestabilan nyala api.
Burner Head (Combustion Head)
Merupakan area tempat pencampuran udara dan bahan bakar sebelum pembakaran.
Fungsi:
- Membentuk pola nyala api.
- Menjaga efisiensi pembakaran.
- Mengurangi emisi.
Pada burner RS Series terdapat combustion head yang dilengkapi stainless steel end cone, ignition electrode, ionization probe, gas distributor, dan flame stability disk.
Ignition Electrode
Fungsi:
- Menghasilkan percikan api awal.
- Memulai proses pembakaran.
Flame Detector / Ionization Probe
Fungsi:
- Mendeteksi keberadaan api.
- Mengirim sinyal ke kontrol burner.
- Menghentikan sistem jika api padam.
Air Damper
Fungsi:
- Mengatur jumlah udara pembakaran.
- Mengoptimalkan rasio udara dan bahan bakar.
- Mengurangi konsumsi bahan bakar.
Gas Valve atau Oil Solenoid Valve
Fungsi:
- Membuka dan menutup aliran bahan bakar.
- Sistem keamanan utama burner.
Fuel Pump (Untuk Burner Diesel)
Fungsi:
- Mengalirkan solar dari tangki ke nozzle.
- Menjaga tekanan bahan bakar stabil.
Nozzle (Burner Solar)
Fungsi:
- Mengabutkan bahan bakar.
- Membentuk pola semprotan pembakaran.
Control Panel
Fungsi:
- Mengontrol seluruh operasi burner.
- Menampilkan alarm dan status sistem.
- Mengatur start-stop burner.
Servomotor
Fungsi:
- Mengontrol bukaan udara dan bahan bakar secara otomatis.
- Menjaga kestabilan pembakaran.
🔥 Spesifikasi Premium Komponen Burner Industri BEJO Burner
Burner industri merupakan jantung dari sistem pemanas pada oven, dryer, boiler, thermal oil heater, dan furnace. Kinerja burner sangat dipengaruhi oleh kualitas
komponen mekanikal, elektrikal, serta sistem kontrol yang digunakan.
BEJO Burner menggunakan konfigurasi komponen premium yang dirancang untuk operasi industri 24 jam dengan fokus pada efisiensi bahan bakar,
keamanan pembakaran, kemudahan perawatan, dan umur pakai yang panjang.
1️⃣ Burner Head Assembly
Burner Head Assembly merupakan area utama tempat proses pencampuran udara dan bahan bakar sebelum terjadi pembakaran. Desain burner head sangat menentukan efisiensi pembakaran, stabilitas nyala api, dan tingkat emisi yang dihasilkan.
| Komponen | Material | Spesifikasi | Fungsi |
|---|---|---|---|
| Burner Head | SS304 / SS310 | Heat Resistant | Pusat pencampuran udara dan bahan bakar. |
| Flame Tube | SS310 | 1000°C+ | Menahan panas langsung dari ruang pembakaran. |
| Flame Stability Disc | SS310 | High Temperature | Menjaga kestabilan nyala api pada berbagai kapasitas burner. |
| Gas Diffuser | Precision Stainless Steel | CNC Machining | Mendistribusikan gas secara merata untuk menghasilkan pembakaran sempurna. |
| Ignition Electrode | Ceramic + SS316 | 8–15 kV | Menghasilkan percikan api saat start-up. |
| Ionization Probe | SS316 + Ceramic | High Temperature | Mendeteksi keberadaan api dan memberikan sinyal keamanan ke control box. |
✔ Efisiensi pembakaran tinggi
✔ Emisi lebih rendah
✔ Flame stability lebih baik
✔ Umur pakai lebih panjang
2️⃣ Sistem Udara Pembakaran (Combustion Air System)
Sistem udara pembakaran bertugas menyuplai oksigen yang dibutuhkan selama proses pembakaran berlangsung. Rasio udara dan bahan bakar yang tepat akan menghasilkan
pembakaran sempurna serta mengurangi konsumsi energi.
| Komponen | Material | Brand / Spesifikasi | Fungsi |
|---|---|---|---|
| Impeller Fan | Aluminium Die Cast | Dynamic Balanced | Menghasilkan udara pembakaran. |
| Fan Housing | Heavy Duty Aluminium | Industrial Grade | Rumah blower pembakaran. |
| Air Damper | Aluminium Alloy | Adjustable | Mengatur volume udara masuk. |
| Air Pressure Switch | Danfoss / Honeywell | Adjustable | Proteksi jika suplai udara tidak mencukupi. |
| Servo Motor | Siemens | Modulating Type | Mengatur damper secara otomatis sesuai kebutuhan beban. |
3️⃣ Motor Blower Pembakaran
Motor blower menghasilkan aliran udara yang diperlukan untuk proses pembakaran.
Semakin besar kapasitas burner, semakin besar pula kebutuhan airflow dan daya motor.
| Model | Kapasitas Burner | Motor | RPM | Estimasi Airflow |
|---|---|---|---|---|
| FS3 | 11 – 35 kW | 0.15 kW | 2800 RPM | 80-120 m³/h |
| FS5 | 23 – 58 kW | 0.15 kW | 2800 RPM | 120-200 m³/h |
| FS8 | 46 – 93 kW | 0.15 kW | 2800 RPM | 200-350 m³/h |
| FS20 | 81 – 220 kW | 0.25 kW | 2800 RPM | 350-700 m³/h |
| RS50 | 115 – 600 kW | 0.65 kW | 2800 RPM | 800-1800 m³/h |
| RS100 | 232 – 1163 kW | 1.5 kW | 2800 RPM | 2.000-4.500 m³/h |
| RS190 | 470 – 2290 kW | 3-5.5 kW | 2800 RPM | 5.000-10.000 m³/h |
4️⃣ Sistem Gas Train
Gas Train merupakan sistem keamanan utama pada burner gas yang mengatur,mengontrol, dan melindungi aliran gas menuju burner.
| Komponen | Brand Premium | Fungsi |
|---|---|---|
| Gas Filter | Dungs Germany | Menyaring kotoran dan partikel dari aliran gas. |
| Gas Regulator | Dungs / Anello | Menstabilkan tekanan gas. |
| Safety Shut-Off Valve | Dungs | Menutup aliran gas saat terjadi gangguan. |
| Main Solenoid Valve | Dungs | Membuka dan menutup aliran gas secara otomatis. |
| Low Gas Pressure Switch | Dungs | Proteksi tekanan gas rendah. |
| High Gas Pressure Switch | Dungs | Proteksi tekanan gas tinggi. |
5️⃣ Sistem Kontrol dan Otomasi
Sistem kontrol berfungsi sebagai otak utama burner yang mengatur urutan start-up,monitoring nyala api, kontrol temperatur, serta sistem keamanan pembakaran.
| Komponen | Brand Premium | Fungsi |
|---|---|---|
| Burner Management System | Siemens LMV | Kontrol otomatis seluruh sistem burner. |
| Flame Scanner | Honeywell UV Scanner | Deteksi nyala api secara real-time. |
| Ignition Transformer | FIDA Italy | Menghasilkan tegangan pemantik. |
| PLC | Siemens | Kontrol sistem oven dan dryer. |
| HMI Touchscreen | Siemens / Weintek | Monitoring parameter operasi. |
| Temperature Controller | Omron / RKC | Kontrol suhu presisi. |
6️⃣ Critical Spare Parts Stock Recommendation
Untuk mencegah downtime produksi, beberapa spare part berikut disarankan tersedia di gudang pelanggan.
| Spare Part | Umur Pakai | Stock Minimum | Prioritas |
|---|---|---|---|
| Ignition Electrode | 1–2 Tahun | 2 Set | ★★★★★ |
| Ionization Probe | 1–3 Tahun | 2 Unit | ★★★★★ |
| Ignition Transformer | 3–5 Tahun | 1 Unit | ★★★★☆ |
| Pressure Switch | 3–5 Tahun | 1 Unit | ★★★★☆ |
| Servo Motor | 5–8 Tahun | 1 Unit | ★★★★★ |
| Gas Valve Coil | 3–5 Tahun | 2 Unit | ★★★★★ |
| Fan Motor | 5–10 Tahun | 1 Unit | ★★★★☆ |
⭐ Konfigurasi Premium Rekomendasi PT Indira Mitra Boiler
- Siemens LMV Burner Management System
- Siemens Servo Motor
- Dungs Gas Multiblock
- Honeywell UV Flame Scanner
- Danfoss Pressure Switch
- FIDA Ignition Transformer
- Suntec Fuel Pump
- Omron Temperature Controller
- SKF High Temperature Bearing
- WEG / Siemens Motor
Konfigurasi ini direkomendasikan untuk aplikasi:
Batch Oven, Rotary Dryer, Powder Coating Oven, Thermal Oil Heater,Steam Boiler, Continuous Oven, Heat Treatment Furnace, Food Dryer, dan sistem pemanas industri yang beroperasi 24 jam.
Layanan After Sales PT Indira Mitra Boiler
Sebagai distributor dan penyedia solusi sistem pembakaran industri, PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan purna jual untuk mendukung keandalan operasional burner dan oven industri.
Konsultasi Pemilihan Burner
- Perhitungan kebutuhan panas (kcal/hr atau kW).
- Pemilihan kapasitas burner sesuai oven atau dryer.
- Analisa konsumsi bahan bakar.
Instalasi dan Commissioning
- Pemasangan burner.
- Setting combustion.
- Tuning rasio udara dan bahan bakar.
- Pengujian performa sistem.
Training Operator
- Pengoperasian burner.
- Prosedur start-up dan shut-down.
- Penanganan alarm dan troubleshooting.
Preventive Maintenance
- Pembersihan burner head.
- Pemeriksaan ignition system.
- Kalibrasi sensor dan pressure switch.
- Pemeriksaan gas train dan fuel line.
Spare Parts Support
- Ignition electrode
- Flame sensor
- Nozzle
- Solenoid valve
- Pressure switch
- Servo motor
- Ignition transformer
- Control box
- Fuel pump
Ketersediaan spare parts dan dukungan teknis lokal merupakan fokus utama untuk memastikan downtime industri dapat diminimalkan.
Troubleshooting dan Technical Support
- Kunjungan teknisi lapangan.
- Remote support.
- Analisa kerusakan burner.
- Optimasi efisiensi pembakaran.
Dengan dukungan teknis, commissioning, serta ketersediaan spare parts, PT Indira Mitra Boiler dan Bejo Burner menghadirkan solusi burner industri yang tidak hanya andal saat instalasi, tetapi juga terjamin dalam operasional jangka panjang.
C. Blower Sirkulasi (Circulation Fan) pada Batch Oven
Blower sirkulasi merupakan komponen penting pada batch oven yang berfungsi mengedarkan udara panas secara merata ke seluruh area heating chamber.
>Tanpa sistem blower yang baik, panas akan terkonsentrasi di sekitar burner atau heat exchanger sehingga menyebabkan perbedaan suhu yang signifikan di dalam oven.
Pada oven industri modern, blower sering disebut sebagai Circulation Fan, Hot Air Recirculation Fan, atau Air Handling Fan. Sistem ini berperan penting dalam
menjaga keseragaman temperatur, meningkatkan efisiensi energi, dan memastikan kualitas produk yang konsisten selama proses produksi.
Fungsi Utama Blower Sirkulasi
1. Mendistribusikan Udara Panas Secara Merata
Udara panas yang dihasilkan oleh burner atau heat exchanger didistribusikan ke seluruh ruang oven melalui sistem blower dan ducting. Dengan distribusi udara yang baik, seluruh produk akan menerima panas yang relatif sama.
Manfaat:
- Mengurangi hot spot (area terlalu panas).
- Mengurangi cold spot (area kurang panas).
- Meningkatkan kualitas hasil produksi.
- Menghasilkan proses pemanasan yang lebih konsisten.
2. Menjaga Uniformitas Temperatur
Keseragaman temperatur menjadi salah satu indikator kualitas oven industri.
Semakin baik desain blower dan sirkulasi udara, semakin kecil perbedaan suhu
antar titik di dalam oven.
Target Uniformitas Temperatur:
- Oven standar : ±10°C
- Oven industri : ±5°C
- Precision oven : ±2°C
3. Mempercepat Proses Pemanasan
Udara panas yang bergerak memiliki kemampuan perpindahan panas yang lebih tinggi dibandingkan udara diam. Oleh karena itu, penggunaan blower dapat mempercepat
pemanasan produk dan memperpendek waktu proses.
Keuntungan:
- Produk lebih cepat mencapai suhu target.
- Waktu produksi lebih singkat.
- Produktivitas meningkat.
- Kapasitas produksi bertambah.
4. Menghemat Energi
Sistem resirkulasi memungkinkan udara panas digunakan kembali sehingga kebutuhan energi dari burner menjadi lebih rendah.
Keuntungan:
- Mengurangi konsumsi LPG, CNG, atau solar.
- Mengurangi beban kerja burner.
- Meningkatkan efisiensi thermal oven.
- Menurunkan biaya operasional.
Jenis Blower untuk Batch Oven
1. Axial Fan
Axial fan memiliki bentuk seperti kipas baling-baling dan menghasilkan volume udara besar dengan tekanan rendah.
Karakteristik:
- Airflow tinggi.
- Tekanan rendah.
- Konstruksi sederhana.
- Biaya lebih ekonomis.
Aplikasi:
- Cooling chamber.
- Fresh air supply.
- Ventilasi ruang produksi.
- Sistem pendinginan.
2. Centrifugal Fan (Forward Curved)
Jenis fan dengan sudu melengkung ke depan yang menghasilkan tekanan sedang dengan tingkat kebisingan relatif rendah.
Karakteristik:
- Tekanan sedang.
- Operasi lebih halus.
- Cocok untuk suhu rendah hingga menengah.
Aplikasi:
- Dryer industri.
- Oven suhu rendah.
- Air handling unit.
3. Centrifugal Fan (Backward Curved)
Merupakan jenis blower yang paling banyak digunakan pada oven industri karena memiliki efisiensi tinggi dan mampu bekerja pada temperatur yang lebih tinggi.
Karakteristik:
- Efisiensi tinggi.
- Konsumsi energi lebih rendah.
- Stabil pada suhu tinggi.
- Performa unggul untuk oven industri.
Aplikasi:
- Batch Oven.
- Powder Coating Oven.
- Dryer Industri.
- Heat Treatment Oven.
4. Plug Fan
Plug fan menggunakan sistem direct drive tanpa pulley sehingga memiliki maintenance yang lebih rendah.
Karakteristik:
- Efisiensi tinggi.
- Getaran rendah.
- Maintenance minimal.
Aplikasi:
- Precision Oven.
- Clean Room Oven.
- Pharmaceutical Oven.
- Laboratory Oven.
Material Impeller Blower
Mild Steel
- Temperatur kerja hingga 250°C.
- Biaya ekonomis.
- Cocok untuk dryer dan powder coating oven.
Stainless Steel 304
- Temperatur kerja hingga 400°C.
- Tahan korosi.
- Cocok untuk food processing dan farmasi.
Material SS316 untuk Blower, Oven, dan Dryer Industri
Stainless Steel 316 (SS316) merupakan material premium yang banyak digunakan pada peralatan industri yang beroperasi di lingkungan korosif, higienis, atau bersentuhan dengan bahan kimia agresif. Kandungan Molybdenum (Mo) 2–3% membuat SS316 memiliki ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan SS304.
Temperatur Kerja SS316
Untuk aplikasi konstruksi oven dan blower:
- Operasi kontinu : ± 500°C
- Operasi intermittent : ± 800°C
Namun untuk impeller fan yang berputar terus-menerus, umumnya direkomendasikan hingga sekitar 450–500°C agar kekuatan material tetap optimal.
Jika Temperatur di Atas 500°C Menggunakan Material Apa?
1. Stainless Steel 310 (SS310 / SS310S)
Temperatur kerja:
- Kontinu : 1.000°C – 1.100°C
- Intermittent : hingga 1.150°C
Keunggulan:
- Sangat tahan oksidasi.
- Tahan scaling pada suhu tinggi.
- Cocok untuk furnace dan heat treatment.
Aplikasi:
- Heat Treatment Furnace
- Annealing Furnace
- Tempering Furnace
- Kiln
- Incinerator
- High Temperature Ducting
2. Stainless Steel 309
Temperatur kerja:
- 900°C – 1.050°C
Aplikasi:
- Burner Tile
- Combustion Chamber
- Hot Air Duct
3. Inconel 600 / 601
Temperatur kerja:
- 1.100°C – 1.200°C
Keunggulan:
- Tahan oksidasi ekstrem.
- Tahan sulfur.
- Tahan thermal shock.
Aplikasi:
- Petrochemical Heater
- Furnace Industri Berat
- Cement Plant
- Glass Furnace
4. Cast Heat Resistant Steel (HK40, HT Steel)
Temperatur kerja:
- 900°C – 1.100°C
Aplikasi:
- Furnace Roller
- Furnace Fan Wheel
- Radiant Tube
Aplikasi Stainless Steel 316 Selain Farmasi dan Kimia
Industri Makanan dan Minuman
Digunakan pada:
- Food Dryer
- Tray Dryer
- Baking Oven
- Coffee Roaster
- Seafood Dryer
Alasan:
- Food grade.
- Mudah dibersihkan.
- Tahan korosi akibat garam dan asam makanan.
Industri Kelautan (Marine Industry)
Digunakan pada:
- Marine Exhaust System
- Air Handling Unit Kapal
- Offshore Platform
Alasan:
- Tahan korosi air laut.
- Tahan lingkungan dengan kadar garam tinggi.
Industri Kosmetik
Digunakan pada:
- Drying Oven
- Mixing Tank
- Clean Room Equipment
Alasan:
- Memenuhi standar kebersihan tinggi.
Industri Elektronik
Digunakan pada:
- PCB Drying Oven
- Clean Room Oven
- Semiconductor Equipment
Alasan:
- Tidak mudah terkontaminasi.
- Permukaan halus dan mudah dibersihkan.
Industri Baterai Lithium
Digunakan pada:
- Electrode Drying Oven
- Vacuum Oven
- Clean Dry Room System
Alasan:
- Tahan terhadap kelembapan dan bahan kimia proses.
Industri Medis dan Alat Kesehatan
Digunakan pada:
- Sterilization Oven
- Medical Dryer
- Clean Room Equipment
Material Impeller Fan Berdasarkan Temperatur
| Temperatur Operasi | Material Rekomendasi |
|---|---|
| < 150°C | Mild Steel |
| 150–250°C | Mild Steel + Coating |
| 250–450°C | Stainless Steel 304 |
| 450–500°C | Stainless Steel 316 |
| 500–900°C | Stainless Steel 310 |
| 900–1.100°C | Inconel / HK40 Cast Steel |
| >1.100°C | Ceramic / Refractory Special Alloy |
Rekomendasi Bejo Burner
Untuk Batch Oven, Powder Coating Oven, Dryer Industri, dan Food Dryer yang umumnya bekerja pada suhu 80–250°C, material paling ekonomis adalah:
- Impeller : Mild Steel atau SS304
- Housing : Mild Steel + Insulasi
- Shaft : Carbon Steel C45
- Bearing : High Temperature Bearing
Sedangkan untuk Heat Treatment Oven 500–900°C, sebaiknya menggunakan:
- Impeller : SS310
- Shaft : SS310
- Bearing dengan cooling arrangement
- Ceramic Fiber Insulation
Dengan pemilihan material yang tepat, umur pakai blower dapat mencapai 5–10 tahun dengan perawatan yang baik, bahkan pada operasi industri 24 jam per hari.
Tips Memilih Blower untuk Batch Oven
- Pilih Centrifugal Backward Curved Fan untuk efisiensi terbaik.
- Gunakan airflow sesuai kebutuhan proses drying atau curing.
- Gunakan inverter (VFD) untuk pengaturan kecepatan fan.
- Pilih bearing high temperature untuk oven di atas 180°C.
- Gunakan impeller yang telah melalui proses dynamic balancing.
- Tambahkan safety factor 15–20% pada kapasitas fan dan motor.
- Pastikan desain ducting mendukung distribusi udara yang merata.
Kesimpulan
Blower sirkulasi merupakan komponen vital dalam sistem batch oven karena berfungsi mendistribusikan udara panas secara merata, menjaga keseragaman temperatur, mempercepat proses pemanasan, serta meningkatkan efisiensi energi.
Pemilihan jenis fan, kapasitas udara, material impeller, dan sistem kontrol yang tepat akan sangat menentukan performa oven secara keseluruhan.
Dengan desain blower yang optimal, batch oven dapat mencapai uniformitas suhu hingga ±3°C sampai ±5°C, mengurangi konsumsi bahan bakar, meningkatkan kualitas produk, serta mendukung produktivitas industri secara maksimal.
D. Ducting dan Air Distribution System
Sistem ducting dan distribusi udara panas merupakan komponen yang bertanggung jawab
menyalurkan udara panas dari burner atau heat exchanger ke seluruh area heating chamber.
Desain ducting yang tepat akan menghasilkan distribusi temperatur yang merata,
mengurangi hot spot dan cold spot, serta meningkatkan kualitas produk.
🎯 Fungsi Utama Ducting dan Air Distribution
- Mendistribusikan udara panas secara merata.
- Menjaga uniformitas temperatur di seluruh area oven.
- Mengurangi perbedaan suhu antar zona.
- Mempercepat proses drying dan curing.
- Meningkatkan efisiensi energi.
- Mengurangi konsumsi bahan bakar burner.
Komponen Sistem Distribusi Udara
| Komponen | Material | Fungsi |
|---|---|---|
| Main Duct | Mild Steel / SS304 | Menyalurkan udara panas utama. |
| Distribution Duct | Mild Steel / SS304 | Membagi aliran udara ke beberapa area. |
| Air Plenum | Galvanized / Stainless Steel | Menyamakan tekanan udara. |
| Air Diffuser | SS304 | Menyebarkan udara panas secara merata. |
| Adjustable Damper | Galvanized Steel | Mengatur keseimbangan aliran udara. |
| Return Air Duct | Mild Steel | Mengembalikan udara panas ke blower. |
Distribusi udara yang baik mampu menghasilkan uniformitas temperatur hingga
±3°C pada oven industri premium.
E. Exhaust Damper dan Exhaust System
Exhaust system berfungsi mengeluarkan uap air, solvent, asap, VOC (Volatile Organic Compound),serta gas proses dari dalam oven. Sistem ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk, keamanan proses, dan kestabilan tekanan ruang oven.
🎯 Fungsi Exhaust Damper
- Membuang kelembaban hasil proses drying.
- Membuang solvent dan VOC.
- Mengontrol tekanan dalam oven.
- Mencegah ledakan akibat akumulasi gas.
- Menjaga kualitas hasil curing dan baking.
- Mengurangi kondensasi dalam oven.
Komponen Exhaust System
| Komponen | Material | Fungsi |
|---|---|---|
| Exhaust Damper | SS304 / Galvanized | Mengatur volume gas buang. |
| Exhaust Fan | Backward Curved Fan | Membuang udara proses. |
| Exhaust Ducting | Mild Steel / SS304 | Saluran gas buang. |
| Motorized Damper | Industrial Grade | Kontrol otomatis exhaust. |
| Stack / Chimney | Carbon Steel | Pembuangan akhir ke atmosfer. |
Powder Coating Oven, Paint Drying Oven, Food Dryer, Pharmaceutical Dryer,
Rotary Dryer, Solvent Based Curing Oven, Heat Treatment Furnace.
F. Sistem Kontrol dan Otomasi Oven
Sistem kontrol merupakan otak utama dari batch oven yang mengatur temperatur, waktu proses, keamanan operasi, serta monitoring seluruh parameter produksi.
Pada oven modern, sistem kontrol menggunakan PLC dan HMI Touchscreen untuk meningkatkan akurasi dan kemudahan pengoperasian.
🎯 Fungsi Sistem Kontrol
- Mengontrol temperatur secara otomatis.
- Mengatur waktu proses produksi.
- Mengontrol burner dan blower.
- Menyimpan parameter produksi.
- Monitoring alarm dan fault system.
- Mengurangi kesalahan operator.
Komponen Sistem Kontrol Premium
| Komponen | Brand Premium | Fungsi |
|---|---|---|
| PLC | Siemens S7-1200 | Kontrol seluruh sistem oven. |
| HMI Touchscreen | Siemens / Weintek | Monitoring dan setting parameter. |
| Temperature Controller | Omron / RKC | Kontrol suhu presisi. |
| Thermocouple | Type K | Sensor suhu hingga 1200°C. |
| RTD Sensor | PT100 | Pengukuran suhu akurat. |
| Process Timer | PLC Based | Mengatur waktu proses otomatis. |
| Data Logger | Optional | Menyimpan histori produksi. |
| VFD Inverter | Schneider / Delta | Mengatur kecepatan blower. |
✔ Monitoring Real Time
✔ Recipe Management
✔ Data Logging Produksi
✔ Alarm Historis
✔ Remote Monitoring Industry 4.0
G. Safety System (Sistem Keamanan Oven Industri)
Safety System merupakan lapisan perlindungan utama yang dirancang untuk mencegah kerusakan peralatan, kebakaran, ledakan, serta melindungi operator selama proses produksi. Seluruh sistem keamanan harus memenuhi standar industri dan terintegrasi dengan PLC.
🎯 Tujuan Safety System
- Melindungi operator.
- Mencegah ledakan gas.
- Mencegah overheating.
- Mengurangi risiko kebakaran.
- Menjaga keselamatan peralatan.
- Memenuhi standar industri.
Komponen Safety System Premium
| Komponen | Brand Premium | Fungsi |
|---|---|---|
| Flame Detector | Honeywell UV Scanner | Mendeteksi keberadaan api. |
| Gas Leak Detector | Honeywell / Oldham | Mendeteksi kebocoran gas. |
| High Temperature Alarm | Omron | Alarm suhu berlebih. |
| Emergency Stop | Schneider | Menghentikan sistem darurat. |
| Air Pressure Switch | Danfoss | Proteksi kegagalan blower. |
| Gas Pressure Switch | Dungs | Proteksi tekanan gas abnormal. |
| Safety Thermostat | RKC | Backup proteksi temperatur. |
| Door Safety Switch | Schmersal | Mendeteksi pintu oven terbuka. |
| Motor Protection Relay | Schneider | Proteksi motor overload. |
⚠ Safety Interlock Sequence
Gas Leak Detector → Pressure Switch → Blower Running → Flame Detection → Burner Start → Temperature Control → High Temperature Protection → Emergency Shutdown Apabila salah satu parameter tidak terpenuhi, PLC akan langsung menghentikan operasi burner dan menampilkan alarm pada HMI.
⭐ Sistem Premium BEJO Burner & PT Indira Mitra Boiler
Konfigurasi premium ducting, exhaust, kontrol, dan safety system ini banyak digunakan pada aplikasi:
- Batch Oven Industri
- Powder Coating Oven
- Food Dryer
- Rotary Dryer
- Thermal Oil Heater
- Heat Treatment Furnace
- Continuous Oven
- Steam Boiler System
- Pharmaceutical Dryer
- Automotive Paint Oven
Dengan desain yang tepat, sistem ini mampu menghasilkan operasi yang lebih aman, efisien, hemat energi, serta memenuhi kebutuhan industri modern yang beroperasi
secara kontinyu 24 jam.
3. Sistem Kerja Batch Oven Industri
Batch Oven bekerja berdasarkan sistem proses per siklus (batch process), dimana produk dimasukkan ke dalam ruang oven, dipanaskan sesuai parameter proses,
dipertahankan pada temperatur tertentu, kemudian didinginkan sebelum dikeluarkan.
Metode ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai aplikasi seperti drying, curing, baking, aging, stress relieving, hingga heat treatment.
Keseluruhan proses dikontrol secara otomatis menggunakan PLC, HMI, temperature controller, burner management system, circulation fan, dan safety interlock untuk memastikan hasil yang konsisten dan aman.
🔹 Tahap 1 : Loading Material (Proses Pemuatan Produk)
Tahap pertama adalah memasukkan material atau produk ke dalam heating chamber.
Metode loading disesuaikan dengan ukuran produk, kapasitas oven, dan sistem produksi.
Metode Loading yang Umum Digunakan
| Metode | Kapasitas | Aplikasi |
|---|---|---|
| Tray Loading | Kecil | Food Dryer, Laboratory Oven |
| Rack Loading | Kecil – Menengah | Electronic Component, Pharmaceutical |
| Trolley Loading | Menengah – Besar | Powder Coating Oven, Industrial Dryer |
| Forklift Loading | Heavy Duty | Heat Treatment Oven, Structural Steel |
| Overhead Crane | Heavy Industrial | Pressure Vessel, Fabrication Industry |
Contoh Aplikasi Loading
- Velg mobil yang telah dipowder coating dimasukkan ke curing oven.
- Panel listrik yang telah dicat dimasukkan ke drying oven.
- Komponen otomotif dimasukkan ke heat treatment oven.
- Produk makanan ditempatkan pada tray stainless steel.
Produk tidak boleh disusun terlalu rapat karena dapat menghambat aliran udara panas dan menyebabkan ketidakseragaman temperatur.
🔥 Tahap 2 : Preheating (Pemanasan Awal)
Setelah pintu oven tertutup dan safety interlock aktif, burner mulai menyala untuk meningkatkan temperatur ruang oven menuju setpoint yang telah ditentukan.
Urutan Operasi Sistem
- Door Safety Switch aktif.
- PLC memberikan perintah start.
- Circulation Fan mulai beroperasi.
- Air Pressure Switch melakukan verifikasi airflow.
- Burner Management System memulai ignition sequence.
- Ignition Electrode menghasilkan percikan api.
- Gas Valve terbuka.
- Flame Detector memverifikasi nyala api.
- Burner masuk mode operasi normal.
Contoh Parameter Proses
| Setpoint Temperatur | 180°C |
| Waktu Pemanasan | 20 – 40 Menit |
| Airflow Sirkulasi | 20.000 – 50.000 m³/jam |
| Uniformity | ±3°C sampai ±5°C |
Tujuan Tahap Preheating
- Meningkatkan temperatur ruang oven.
- Menstabilkan distribusi panas.
- Mempersiapkan produk untuk proses curing atau drying.
- Menghilangkan kelembaban awal.
🌡 Tahap 3 : Soaking / Holding Process
Setelah temperatur mencapai nilai setpoint, sistem memasuki tahap holding
atau soaking. Pada tahap ini temperatur dijaga tetap stabil selama periode tertentu
agar proses kimia atau fisika pada produk berlangsung sempurna.
Contoh Parameter Curing Powder Coating
| Temperatur Holding | 180°C |
| Holding Time | 30 Menit |
| Toleransi Temperatur | ±3°C |
| Kontrol Burner | Modulating Control |
Aktivitas Sistem Selama Holding
- Burner melakukan modulasi otomatis.
- PLC menjaga temperatur tetap stabil.
- Blower terus mensirkulasikan udara panas.
- Exhaust damper bekerja sesuai parameter proses.
- Data temperatur direkam oleh sistem.
Contoh Holding Time Berdasarkan Aplikasi
| Aplikasi | Temperatur | Holding Time |
|---|---|---|
| Powder Coating | 180–200°C | 15–30 Menit |
| Paint Drying | 80–120°C | 20–60 Menit |
| Food Processing | 60–150°C | 30–240 Menit |
| Heat Treatment | 300–850°C | 1–8 Jam |
| Pharmaceutical Drying | 40–120°C | 2–12 Jam |
Menjamin seluruh bagian produk mencapai temperatur yang sama sehingga kualitas hasil proses menjadi konsisten.
❄ Tahap 4 : Cooling Process (Pendinginan)
Setelah waktu holding selesai, burner berhenti beroperasi dan sistem memasuki fase pendinginan. Pendinginan dilakukan secara bertahap untuk menghindari thermal shock, deformasi material, atau kerusakan lapisan coating.
Urutan Pendinginan
- Burner shutdown otomatis.
- Gas valve tertutup.
- Circulation fan tetap berjalan.
- Exhaust damper mulai membuka.
- Fresh air damper membuka sesuai setting.
- Suhu diturunkan secara bertahap.
Contoh Cooling Rate
| Powder Coating | 5–10°C / Menit |
| Food Dryer | 3–8°C / Menit |
| Heat Treatment | Sesuai Kurva Pendinginan Material |
Tujuan Pendinginan
- Mencegah retak atau deformasi produk.
- Menjaga kualitas coating.
- Meningkatkan keamanan operator.
- Mempersiapkan proses unloading.
📦 Tahap 5 : Unloading (Pengeluaran Produk)
Setelah temperatur aman tercapai, operator dapat membuka pintu oven dan mengeluarkan produk dari ruang pemanas.
Metode Unloading
| Metode | Aplikasi |
|---|---|
| Manual Tray | Food Dryer, Laboratory Oven |
| Trolley System | Powder Coating Oven |
| Forklift Handling | Heavy Component Oven |
| Crane Handling | Steel Fabrication Industry |
Final Inspection
- Pemeriksaan kualitas produk.
- Pemeriksaan warna coating.
- Pemeriksaan kadar air.
- Pemeriksaan dimensi produk.
- Pencatatan batch produksi.
Produk tidak boleh langsung dipindahkan apabila temperatur masih berada di atas batas aman penanganan operator.
⭐ Siklus Operasi Batch Oven Industri
Loading → Preheating → Soaking/Holding → Cooling → Unloading
Dengan sistem kontrol otomatis berbasis PLC, burner modulating, circulation fan, ducting distribution system, exhaust damper, dan safety interlock, batch oven mampu menghasilkan proses pemanasan yang stabil, efisien, aman, dan konsisten untuk berbagai kebutuhan industri seperti powder coating, drying, baking, food processing, pharmaceutical, hingga heat treatment.
4. Jenis-Jenis Batch Oven Industri
Batch Oven tersedia dalam berbagai konfigurasi sesuai dengan kebutuhan proses, temperatur operasi, karakteristik produk, standar industri, dan kapasitas produksi.
Pemilihan jenis oven yang tepat sangat mempengaruhi kualitas produk, efisiensi energi, waktu proses, serta biaya investasi dan operasional.
Secara umum, Batch Oven Industri dapat diklasifikasikan menjadi Batch Oven Konveksi, Heat Treatment Oven, Vacuum Batch Oven, dan Clean Room Batch Oven.
Masing-masing memiliki karakteristik, desain konstruksi, sistem pemanas, dan aplikasi yang berbeda.
🔥 A. Batch Oven Konveksi (Convection Batch Oven)
Batch Oven Konveksi merupakan jenis oven industri yang paling banyak digunakan.
Panas dipindahkan ke produk melalui sirkulasi udara panas menggunakan circulation fan.
Metode ini menghasilkan distribusi temperatur yang merata dan efisiensi termal yang tinggi.
Prinsip Kerja
Burner atau electric heater menghasilkan panas yang kemudian disirkulasikan oleh blower ke seluruh area heating chamber melalui sistem ducting dan air distribution.
Udara panas yang telah digunakan akan disirkulasikan kembali sehingga meningkatkan efisiensi energi.
Spesifikasi Umum
| Kisaran Temperatur | 50°C – 400°C |
| Uniformitas Temperatur | ±3°C hingga ±10°C |
| Sistem Pemanas | LPG Burner, Natural Gas Burner, Diesel Burner, Electric Heater |
| Sistem Sirkulasi | Circulation Fan + Air Distribution Duct |
| Kapasitas | 500 Liter hingga 100 m³ |
Material Konstruksi
| Inner Chamber | SS304 / Mild Steel |
| Outer Body | Mild Steel Powder Coating |
| Insulasi | Rockwool 50–150 mm |
| Ducting | Galvanized / Stainless Steel |
Aplikasi Utama
- Powder Coating Curing
- Paint Drying
- Food Drying
- Pharmaceutical Drying
- Rubber Curing
- Composite Material Processing
- Electronic Component Drying
- Textile Drying
- Wood Drying
✔ Investasi lebih ekonomis
✔ Perawatan mudah
✔ Efisiensi energi tinggi
✔ Cocok untuk berbagai industri
⚙️ B. Batch Oven Heat Treatment
Heat Treatment Oven merupakan oven khusus yang dirancang untuk perlakuan panas logam dan material teknik lainnya. Tujuan utama proses heat treatment adalah mengubah
struktur mikro material untuk meningkatkan kekerasan, kekuatan, ketahanan aus, atau menghilangkan tegangan internal.
Prinsip Kerja
Material dipanaskan hingga temperatur tertentu, ditahan (soaking) dalam waktu tertentu, kemudian didinginkan secara terkontrol sesuai kurva proses metalurgi.
Spesifikasi Umum
| Kisaran Temperatur | 300°C – 1200°C |
| Uniformitas Temperatur | ±3°C hingga ±5°C |
| Sistem Pemanas | Gas Burner, Diesel Burner, Electric Heater |
| Insulasi | Ceramic Fiber 1260°C – 1430°C |
| Kontrol Temperatur | PID Controller + PLC |
Material Konstruksi
| Inner Chamber | SS310 Heat Resistant |
| Burner Tile | Refractory Castable |
| Insulasi | Ceramic Fiber Blanket |
| Fan Impeller | SS310 High Temperature |
Jenis Heat Treatment
- Annealing
- Normalizing
- Tempering
- Stress Relieving
- Solution Treatment
- Aging Process
- Pre Heating
Industri Pengguna
- Automotive
- Tool Manufacturing
- Steel Fabrication
- Oil & Gas
- Aerospace
- Heavy Equipment
- Forging Industry
✔ Temperatur tinggi hingga 1200°C
✔ Presisi proses metalurgi
✔ Cocok untuk material engineering grade
🔬 C. Vacuum Batch Oven
Vacuum Batch Oven merupakan oven yang beroperasi dalam kondisi tekanan rendah (vakum) untuk menghilangkan udara, oksigen, dan kelembaban dari ruang proses.
Metode ini digunakan untuk produk yang sensitif terhadap oksidasi, kontaminasi, atau degradasi termal.
Prinsip Kerja
Vacuum pump menurunkan tekanan di dalam chamber sehingga titik didih cairan menjadi lebih rendah. Dengan demikian proses drying dapat dilakukan pada temperatur lebih rendah dibanding oven konvensional.
Spesifikasi Umum
| Temperatur Operasi | 40°C – 250°C |
| Vacuum Level | -0.08 hingga -0.099 MPa |
| Material Chamber | SS304 / SS316 |
| Door Seal | Silicone High Temperature |
| Heating System | Electric Heater |
Komponen Utama
- Vacuum Chamber
- Vacuum Pump
- Vacuum Gauge
- Heating Element
- PLC Control System
- Safety Relief Valve
Aplikasi Vacuum Oven
- Semiconductor Industry
- Battery Manufacturing
- Electronics Industry
- Pharmaceutical Industry
- Medical Device Manufacturing
- Research Laboratory
- Lithium Battery Processing
✔ Mencegah oksidasi produk
✔ Cocok untuk material sensitif panas
✔ Hasil pengeringan lebih cepat
✔ Kontaminasi sangat rendah
🏥 D. Clean Room Batch Oven
Clean Room Batch Oven dirancang untuk aplikasi yang membutuhkan tingkat kebersihan sangat tinggi dengan kontrol partikel, kontaminasi, dan kualitas udara yang ketat.
Oven ini banyak digunakan dalam industri farmasi, semikonduktor, alat kesehatan, dan elektronik presisi.
Prinsip Kerja
Udara yang masuk ke oven terlebih dahulu melewati sistem filtrasi HEPA atau ULPA sehingga partikel debu dan kontaminan dapat diminimalkan.
Sistem sirkulasi udara dirancang untuk menjaga kebersihan ruang proses.
Spesifikasi Umum
| Temperatur Operasi | 40°C – 300°C |
| Clean Room Class | ISO Class 5 – ISO Class 8 |
| Material Chamber | SS304 Mirror Finish |
| Filter | HEPA H13 / H14 |
| Kontrol Tekanan | Positive Pressure System |
Komponen Khusus
| HEPA Filter | Efisiensi 99.97% |
| ULPA Filter | Efisiensi 99.9995% |
| Stainless Interior | Mirror Finish |
| Particle Monitoring | Optional |
| Differential Pressure Sensor | Standard |
Aplikasi Clean Room Oven
- Semiconductor Manufacturing
- Medical Device Industry
- Pharmaceutical Industry
- Electronics Industry
- Optical Components
- Aerospace Components
- Biotechnology Industry
✔ Tingkat kebersihan tinggi
✔ Kontaminasi partikel sangat rendah
✔ Memenuhi standar GMP dan ISO Clean Room
✔ Cocok untuk produk bernilai tinggi
⭐ Rekomendasi Pemilihan Batch Oven
| Jenis Oven | Temperatur | Aplikasi Utama |
|---|---|---|
| Batch Oven Konveksi | 50–400°C | Drying, Baking, Curing |
| Heat Treatment Oven | 300–1200°C | Annealing, Tempering, Stress Relieving |
| Vacuum Batch Oven | 40–250°C | Elektronik, Baterai, Farmasi |
| Clean Room Batch Oven | 40–300°C | Semikonduktor, Medis, Farmasi |
PT Indira Mitra Boiler dan BEJO Burner menyediakan desain Batch Oven custom
sesuai kebutuhan proses industri, kapasitas produksi, temperatur operasi,
standar kualitas, dan spesifikasi pelanggan.
5. Aplikasi Batch Oven Industri
Batch Oven digunakan di berbagai sektor industri karena mampu memberikan kontrol temperatur yang presisi, distribusi panas yang merata, serta fleksibilitas proses
untuk berbagai jenis produk. Mulai dari proses drying, curing, baking, heat treatment, hingga sterilisasi dapat dilakukan menggunakan sistem batch oven yang dirancang sesuai kebutuhan.
Berikut beberapa industri utama yang menggunakan Batch Oven beserta spesifikasi proses, temperatur operasi, kapasitas, dan contoh produk yang diproses.
🚗 Industri Otomotif
Industri otomotif merupakan salah satu pengguna terbesar batch oven untuk proses curing, drying, pre-heating, dan heat treatment komponen kendaraan.
Proses Produksi
- Paint Curing
- Powder Coating Curing
- Drying Komponen
- Adhesive Curing
- Pre Heating Part
- Heat Treatment Komponen
Parameter Operasi
| Temperatur Operasi | 80°C – 250°C |
| Holding Time | 15 – 120 Menit |
| Uniformitas Temperatur | ±3°C hingga ±5°C |
| Sistem Heating | Gas Burner / Electric Heater |
Contoh Produk
- Velg Mobil
- Chassis Kendaraan
- Body Part
- Engine Part
- Frame Motor
- Suspension Component
- Brake Component
Meningkatkan daya rekat cat, mempercepat proses produksi, dan menghasilkan kualitas finishing yang konsisten.
⚙️ Industri Logam dan Fabrikasi
Batch Oven Heat Treatment digunakan untuk memperbaiki sifat mekanik material, menghilangkan tegangan sisa pengelasan, dan meningkatkan kualitas produk logam.
Proses Heat Treatment
- Annealing
- Tempering
- Stress Relieving
- Pre Heating Welding
- Aging Process
- Normalizing
Parameter Operasi
| Temperatur Operasi | 300°C – 1200°C |
| Holding Time | 1 – 12 Jam |
| Insulasi | Ceramic Fiber 1260°C |
| Material Chamber | SS310 Heat Resistant |
Produk yang Diproses
- Gear
- Shaft
- Bearing Housing
- Pressure Vessel Component
- Welded Structure
- Steel Casting
- Forging Product
🎨 Industri Powder Coating
Batch Oven Powder Coating digunakan untuk proses pelelehan dan curing powder sehingga menghasilkan lapisan yang kuat, tahan korosi, dan memiliki tampilan estetis yang baik.
Tahapan Proses
- Surface Preparation
- Powder Application
- Curing Process
- Cooling Process
- Final Inspection
Parameter Operasi
| Temperatur Curing | 180°C – 220°C |
| Holding Time | 15 – 30 Menit |
| Uniformitas | ±3°C |
| Sistem Heating | LPG / Natural Gas Burner |
Produk Powder Coating
- Panel Listrik
- Rak Besi
- Furniture Logam
- Pagar Besi
- Velg Kendaraan
- Electrical Cabinet
- Metal Enclosure
💻 Industri Elektronik
Batch Oven elektronik digunakan untuk menghilangkan kelembaban, curing material,serta meningkatkan stabilitas komponen elektronik selama proses manufaktur.
Proses Produksi
- PCB Curing
- Moisture Removal
- Electronic Drying
- Conformal Coating Curing
- Component Aging Test
Spesifikasi Umum
| Temperatur Operasi | 40°C – 180°C |
| Kontrol Suhu | ±1°C hingga ±2°C |
| Material Chamber | SS304 |
| Tipe Oven | Convection / Clean Room Oven |
Contoh Produk
- PCB Assembly
- Sensor Elektronik
- Control Module
- Electronic Board
- Semiconductor Package
- LED Module
💊 Industri Farmasi
Industri farmasi membutuhkan oven dengan standar kebersihan tinggi dan kontrol temperatur yang presisi.
Proses Farmasi
- Sterilisasi Peralatan
- Drying Bahan Baku
- Pengeringan Granul
- Glassware Drying
- Laboratory Drying
Spesifikasi Farmasi
| Temperatur Operasi | 40°C – 250°C |
| Material Chamber | SS316 Mirror Finish |
| Filter | HEPA H13/H14 |
| Standar | GMP & FDA |
Produk Farmasi
- Tablet
- Kapsul
- Bahan Aktif Obat
- Medical Device
- Laboratory Equipment
🍞 Industri Makanan dan Minuman
Batch Oven digunakan untuk proses baking, roasting, dan drying berbagai produk makanan.
Jenis Proses
- Baking
- Roasting
- Drying
- Dehydration
- Pasteurization
Parameter Operasi
| Temperatur Operasi | 60°C – 300°C |
| Material Chamber | SS304 Food Grade |
| Heating Source | Gas Burner / Electric Heater |
| Airflow | High Circulation Fan |
Produk Makanan
- Biskuit
- Roti
- Kopi
- Kacang
- Snack
- Buah Kering
- Seafood Kering
- Rempah-rempah
🛞 Industri Karet dan Rubber
Batch Oven digunakan untuk proses vulkanisasi dan post curing guna meningkatkan kekuatan,
elastisitas, dan ketahanan produk karet.
Proses Produksi
- Vulkanisasi
- Post Curing
- Pre Heating
- Rubber Aging Test
Parameter Operasi
| Temperatur Operasi | 120°C – 250°C |
| Holding Time | 30 Menit – 8 Jam |
| Sistem Heating | Gas Burner / Electric Heater |
Produk Karet
- Seal
- Gasket
- O-Ring
- Rubber Bush
- Automotive Rubber Part
- Industrial Rubber Component
🚀 Industri Komposit dan Fiberglass
Batch Oven digunakan untuk curing resin dan material komposit agar memperoleh kekuatan mekanik maksimal.
Proses Komposit
- Resin Curing
- Composite Baking
- Post Cure Process
- Carbon Fiber Processing
Parameter Operasi
| Temperatur Operasi | 60°C – 250°C |
| Holding Time | 2 – 24 Jam |
| Uniformitas | ±2°C hingga ±5°C |
| Sirkulasi Udara | High Precision Air Distribution |
Produk Komposit
- Fiberglass Panel
- Carbon Fiber Component
- Wind Turbine Blade Part
- Marine Component
- Aerospace Composite
- Automotive Composite Part
⭐ Solusi Batch Oven Industri dari BEJO Burner
BEJO Burner dan PT Indira Mitra Boiler menyediakan Batch Oven custom untuk berbagai sektor industri dengan kapasitas mulai dari laboratorium hingga oven industri besar lebih dari 100 m³. Sistem dapat menggunakan LPG Burner, Natural Gas Burner, Diesel Burner, maupun Electric Heater sesuai kebutuhan proses pelanggan.
- Powder Coating Oven
- Paint Drying Oven
- Food Processing Oven
- Heat Treatment Oven
- Pharmaceutical Oven
- Electronics Oven
- Composite Curing Oven
- Custom Industrial Dryer
6. Pabrik dan Industri yang Umum Menggunakan Batch Oven
Batch Oven merupakan salah satu peralatan thermal processing yang digunakan secara luas
oleh berbagai sektor industri manufaktur. Sistem ini berperan penting dalam proses
curing, drying, baking, heat treatment, stress relieving, aging, vulkanisasi,
hingga sterilisasi produk.
Karena fleksibilitasnya, Batch Oven banyak ditemukan pada pabrik otomotif,
elektronik, logam, farmasi, makanan, powder coating, karet, hingga industri komposit.
🚗 Industri Otomotif
Industri otomotif merupakan salah satu pengguna terbesar Batch Oven untuk proses pengecatan, powder coating, adhesive curing, dan heat treatment komponen kendaraan.
Pabrikan Otomotif yang Menggunakan Oven Industri
| Perusahaan | Aplikasi Oven | Temperatur |
|---|---|---|
| Toyota Motor Manufacturing | Paint Curing & Component Drying | 80°C – 220°C |
| Honda Motor | Body Painting & Powder Coating | 120°C – 220°C |
| Mitsubishi Motors | Automotive Component Heating | 80°C – 250°C |
| Suzuki | Part Drying & Coating Process | 80°C – 200°C |
| Hyundai | Paint Baking Process | 140°C – 220°C |
| Daihatsu | Automotive Finishing Process | 80°C – 220°C |
Komponen yang Diproses
- Velg Kendaraan
- Body Part
- Chassis
- Engine Cover
- Suspension Component
- Dashboard Component
- Fuel Tank Component
- Frame Kendaraan
✔ Batch Curing Oven
✔ Powder Coating Oven
✔ Paint Drying Oven
✔ Heat Treatment Oven
💻 Industri Elektronik dan Semikonduktor
Batch Oven pada industri elektronik digunakan untuk menghilangkan kelembaban, curing PCB, aging test, conformal coating, dan proses pengeringan komponen sensitif.
Perusahaan Elektronik Global
| Perusahaan | Aplikasi Oven | Tipe Oven |
|---|---|---|
| Samsung Electronics | PCB Drying & Component Curing | Clean Room Oven |
| LG Electronics | Electronic Assembly Drying | Precision Oven |
| Panasonic | Electronic Component Baking | Convection Oven |
| Foxconn | PCB Processing & Aging Test | Clean Room Oven |
| Intel Supplier | Semiconductor Drying | Vacuum Oven |
| Electronic EMS Factory | Conformal Coating Curing | Batch Oven |
Produk yang Diproses
- PCB Assembly
- Sensor Elektronik
- Power Supply Module
- Semiconductor Component
- Control Board
- LED Module
- Electronic Connector
Spesifikasi Umum
| Temperatur Operasi | 40°C – 180°C |
| Uniformitas Temperatur | ±1°C hingga ±2°C |
| Material Chamber | SS304 / SS316 |
| Filtrasi | HEPA H13 |
🏗 Industri Logam dan Heavy Equipment
Pabrik logam menggunakan Batch Oven untuk proses heat treatment, stress relieving, aging, pre-heating, dan drying coating.
Contoh Perusahaan
| Perusahaan | Jenis Proses | Temperatur |
|---|---|---|
| Caterpillar | Heat Treatment | 300°C – 950°C |
| Komatsu | Stress Relieving | 450°C – 650°C |
| Hitachi Construction Machinery | Heavy Component Heating | 300°C – 850°C |
| Steel Fabrication Plant | Post Weld Heat Treatment | 500°C – 750°C |
| Panel Manufacturer | Powder Coating Curing | 180°C – 220°C |
Produk yang Diproses
- Gear
- Shaft
- Bearing Housing
- Pressure Vessel
- Excavator Component
- Structural Steel
- Electrical Panel
- Metal Enclosure
🛞 Industri Karet dan Ban
Batch Oven digunakan untuk proses vulkanisasi dan post curing yang bertujuan meningkatkan sifat mekanik produk karet.
Perusahaan Pengguna
| Perusahaan | Proses | Temperatur |
|---|---|---|
| Bridgestone | Rubber Curing | 120°C – 220°C |
| Michelin | Vulkanisasi | 140°C – 220°C |
| Goodyear | Post Cure Process | 120°C – 250°C |
| Rubber Seal Manufacturer | Rubber Aging Test | 100°C – 180°C |
Produk Karet
- Seal
- Gasket
- O-Ring
- Rubber Bush
- Tire Component
- Automotive Rubber Part
🎨 Industri Powder Coating dan Finishing
Hampir seluruh perusahaan powder coating menggunakan Batch Oven sebagai proses utama untuk curing powder sehingga terbentuk lapisan yang kuat dan tahan korosi.
Aplikasi Utama
| Produk | Temperatur Curing | Holding Time |
|---|---|---|
| Panel Listrik | 180°C – 200°C | 15 – 20 Menit |
| Lemari Logam | 180°C – 200°C | 15 – 25 Menit |
| Rak Gudang | 180°C – 220°C | 20 – 30 Menit |
| Furniture Logam | 180°C – 220°C | 15 – 30 Menit |
| Metal Enclosure | 180°C – 200°C | 15 – 20 Menit |
| Pagar Besi | 180°C – 220°C | 20 – 30 Menit |
Jenis Oven yang Digunakan
- Batch Powder Coating Oven
- Walk-In Oven
- Trolley Type Oven
- Gas Fired Oven
- Electric Curing Oven
Lebih dari 90% workshop powder coating skala kecil hingga menengah menggunakan Batch Oven karena investasi lebih rendah dibanding Continuous Oven.
🍞 Industri Makanan dan Minuman
Batch Oven juga digunakan dalam industri makanan untuk proses baking, roasting, drying, dan dehidrasi produk pangan.
Contoh Pengguna
- Pabrik Biskuit
- Pabrik Roti
- Pabrik Kopi
- Pabrik Snack
- Pengolahan Kacang
- Industri Rempah
- Seafood Processing
Produk yang Diproses
- Biskuit
- Roti
- Kopi
- Kacang
- Buah Kering
- Keripik
- Seafood Kering
⭐ Mengapa Banyak Industri Memilih Batch Oven?
- Investasi lebih ekonomis dibanding continuous oven.
- Fleksibel untuk berbagai ukuran produk.
- Mudah mengatur temperatur dan waktu proses.
- Cocok untuk produksi kecil hingga besar.
- Biaya perawatan relatif rendah.
- Dapat menggunakan LPG, CNG, Natural Gas, Diesel, atau Electric Heater.
- Mudah dikustomisasi sesuai kebutuhan pabrik.
Sebagai manufaktur oven dan sistem pemanas industri, BEJO Burner – PT Indira Mitra Boiler menyediakan solusi Batch Oven custom untuk industri otomotif, elektronik, powder coating, logam, farmasi, makanan, karet, dan komposit dengan sistem heating yang efisien, aman, dan hemat energi.
7. Kelebihan dan Kekurangan Batch Oven Industri
Sebelum menentukan jenis oven industri yang digunakan, perusahaan perlu memahami kelebihan dan keterbatasan Batch Oven dibandingkan Continuous Oven atau sistem pemanas lainnya. Pemilihan yang tepat akan mempengaruhi efisiensi produksi, kualitas produk, konsumsi energi, serta investasi jangka panjang.
Batch Oven menjadi pilihan utama pada industri yang memproduksi berbagai jenis produk, kapasitas produksi bervariasi, serta membutuhkan fleksibilitas proses yang tinggi.
✅ Kelebihan Batch Oven Industri
1. Investasi Lebih Rendah Dibanding Continuous Oven
Batch Oven memiliki konstruksi yang lebih sederhana dibanding Continuous Oven yang membutuhkan conveyor system, transfer mechanism, multiple heating zone, dan kontrol yang lebih kompleks.
| Parameter | Batch Oven | Continuous Oven |
|---|---|---|
| Investasi Awal | Lebih Rendah | Lebih Tinggi |
| Instalasi | Lebih Mudah | Lebih Kompleks |
| Kebutuhan Area | Lebih Ringkas | Lebih Panjang |
2. Fleksibel untuk Berbagai Ukuran Produk
Satu oven dapat digunakan untuk berbagai ukuran produk tanpa perlu mengubah sistem transportasi material.
- Komponen kecil elektronik.
- Panel listrik.
- Furniture logam.
- Tangki industri.
- Struktur baja fabrikasi.
- Komponen alat berat.
3. Cocok untuk Multi Produk
Setiap batch dapat menggunakan parameter yang berbeda seperti temperatur, holding time, airflow, maupun kurva pemanasan.
Sangat cocok untuk industri job order dan custom manufacturing.
4. Mudah Dioperasikan dan Dirawat
Sistem mekanikal dan kontrol relatif sederhana sehingga operator lebih mudah mengoperasikan dan melakukan maintenance.
- Burner mudah diservis.
- Blower mudah diganti.
- Kontrol PLC mudah diprogram.
- Biaya spare part relatif rendah.
5. Mudah Dikustomisasi
Batch Oven dapat dirancang sesuai kebutuhan pelanggan mulai dari ukuran chamber, temperatur operasi, sistem loading, jenis burner, hingga standar industri tertentu.
❌ Kekurangan Batch Oven Industri
1. Kapasitas Produksi Lebih Rendah
Karena bekerja berdasarkan siklus, produksi harus menunggu proses selesai sebelum batch berikutnya dimasukkan.
Tidak seefisien Continuous Oven untuk produksi massal 24 jam.
2. Waktu Loading dan Unloading Lebih Lama
Operator harus membuka pintu oven, mengeluarkan produk, kemudian memasukkan batch berikutnya sehingga terdapat waktu non-produktif.
3. Konsumsi Energi per Produk Bisa Lebih Tinggi
Setiap siklus memerlukan proses pemanasan ulang sehingga efisiensi energi per unit produk dapat lebih rendah dibanding sistem continuous.
4. Kurang Efisien untuk Produksi Massal
Untuk industri dengan kapasitas sangat besar dan produk seragam, Continuous Oven biasanya lebih ekonomis dalam jangka panjang.
📋 Contoh Spesifikasi Batch Oven Gas Industri
Berikut contoh spesifikasi teknis Batch Oven Gas Fired yang banyak digunakan untuk powder coating, paint drying, curing, dan pengeringan komponen industri.
Spesifikasi Umum
| DATA TEKNIS BATCH OVEN INDUSTRI | |
|---|---|
| Tipe Oven | Walk-In Batch Oven |
| Dimensi Internal Chamber | 3 m × 3 m × 4 m |
| Volume Chamber | 36 m³ |
| Temperatur Operasi | 50°C – 250°C |
| Temperatur Maksimum | 300°C (Opsional) |
| Uniformitas Temperatur | ±3°C sampai ±5°C |
| Waktu Pemanasan | 20 – 45 Menit (Tergantung Beban) |
| Sistem Heating | Indirect Gas Fired |
| Bahan Bakar | LPG / Natural Gas / CNG |
| Kapasitas Beban | 500 Kg – 10 Ton |
🔥 Spesifikasi Burner
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Burner Type | BEJO Burner RS Series |
| Kapasitas Burner | 200.000 – 500.000 kcal/jam |
| Fuel | LPG / Natural Gas |
| Combustion Control | Modulating Control |
| Ignition System | Automatic Electronic Ignition |
| Flame Detection | UV Scanner / Ionization Probe |
| Safety System | Dungs Gas Train + Siemens Control |
🌪 Spesifikasi Blower Sirkulasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Fan Type | Centrifugal Backward Curved |
| Kapasitas Udara | 15.000 – 50.000 m³/jam |
| Static Pressure | 50 – 250 mmWG |
| Motor Power | 5 – 20 HP |
| Motor Brand | WEG / Siemens |
| Inverter | Delta / Schneider |
| Impeller Material | Mild Steel / SS304 |
🏗 Konstruksi Chamber
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Inner Chamber | SS304 / Mild Steel |
| Outer Body | Mild Steel Powder Coating |
| Insulasi | Rockwool Density 100 kg/m³ |
| Ketebalan Insulasi | 100 – 150 mm |
| Floor Loading | Heavy Duty Industrial Floor |
| Door Type | Swing Door / Sliding Door |
| Door Seal | High Temperature Silicone |
🖥 Sistem Kontrol dan Otomasi
| Komponen | Brand Premium |
|---|---|
| PLC | Siemens S7-1200 |
| HMI Touchscreen | Siemens / Weintek |
| Temperature Controller | Omron / RKC |
| Thermocouple | Type K |
| Burner Management System | Siemens LMV |
| Data Logging | Optional |
| Remote Monitoring | Optional Industry 4.0 |
🎯 Aplikasi Batch Oven Gas Industri
- Powder Coating Curing
- Paint Drying Process
- Automotive Component Heating
- Electronic Component Drying
- Rubber Curing
- Composite Material Curing
- Food Processing Drying
- Light Heat Treatment Process
- Fabrication Industry
- Metal Finishing Industry
⭐ Batch Oven Custom by BEJO Burner – PT Indira Mitra Boiler
Kami menyediakan desain dan fabrikasi Batch Oven sesuai kebutuhan pelanggan,mulai dari kapasitas laboratorium hingga oven industri berkapasitas puluhan ton.
>Tersedia pilihan sistem pemanas LPG, Natural Gas, CNG, Diesel, maupun Electric Heating dengan kontrol otomatis PLC-HMI dan sistem keselamatan industri lengkap.
Studi Kasus Industri: Ketika Produksi Terhenti Karena Burner Bermasalah
Dalam industri manufaktur modern, sistem heating seperti oven, dryer, furnace,thermal oil heater, dan boiler merupakan jantung proses produksi.
Kerusakan burner atau keterlambatan spare part dapat menyebabkan downtime,kerugian produksi, keterlambatan pengiriman, hingga kehilangan pelanggan.
Sebagai spesialis Industrial Heating System di Indonesia,BEJO Burner – PT Indira Mitra Boiler hadir sebagai solusi dengan dukungan teknisi berpengalaman, spare part ready stock, dan layanan after sales yang cepat.
🏭 Studi Kasus #1 – Pabrik Powder Coating di Tangerang
Permasalahan Pelanggan
Sebuah perusahaan powder coating di Tangerang mengalami gangguan pada burner oven curing
kapasitas 250.000 kcal/jam.
- Burner gagal ignition.
- Produksi berhenti total.
- Target pengiriman panel listrik terancam terlambat.
- Spare part burner impor membutuhkan waktu 4–8 minggu.
Dampak Produksi
| Produksi Harian | 500 Panel Listrik |
| Downtime | 2 Hari |
| Potensi Kerugian | Ratusan Juta Rupiah |
Solusi dari BEJO Burner
- Teknisi onsite dalam waktu kurang dari 24 jam.
- Analisa burner menggunakan combustion test.
- Penggantian ignition transformer.
- Penggantian flame detector.
- Setting ulang rasio udara dan gas.
- Commissioning dan testing.
Hasil:
✔ Produksi kembali berjalan dalam 1 hari
✔ Tidak perlu menunggu spare part impor
✔ Efisiensi burner meningkat
✔ Pengiriman pelanggan tetap tepat waktu
🏭 Studi Kasus #2 – Dryer Industri Makanan
Permasalahan
Sebuah perusahaan pengolahan makanan menggunakan dryer gas untuk proses pengeringan.
Temperatur dryer tidak stabil sehingga kualitas produk menjadi tidak konsisten.
- Suhu naik turun hingga ±20°C.
- Produk sering over dry.
- Konsumsi LPG tinggi.
- Burner sering trip.
Analisa Tim BEJO Burner
- Servo motor burner mengalami kerusakan.
- Air pressure switch tidak akurat.
- Burner tidak melakukan modulasi dengan benar.
- Kalibrasi temperature controller tidak sesuai.
Tindakan Perbaikan
- Penggantian servo motor Siemens.
- Penggantian pressure switch.
- Kalibrasi sensor temperatur.
- Tuning ulang burner.
Hasil:
✔ Stabilitas suhu meningkat menjadi ±3°C
✔ Penghematan LPG hingga 15%
✔ Kualitas produk lebih konsisten
✔ Mengurangi reject produksi
🏭 Studi Kasus #3 – Heat Treatment Furnace Industri Logam
Permasalahan
Pabrik fabrikasi logam mengalami gangguan pada sistem burner furnace
temperatur tinggi 850°C.
- Burner sering lock out.
- Temperatur tidak mencapai target.
- Proses stress relieving gagal.
- Kualitas produk tidak memenuhi spesifikasi.
Solusi PT Indira Mitra Boiler
- Audit sistem pembakaran.
- Penggantian gas train Dungs.
- Upgrade flame scanner.
- Kalibrasi PLC dan PID Controller.
- Commissioning ulang sistem furnace.
Hasil:
✔ Temperatur furnace kembali stabil
✔ Uniformitas temperatur meningkat
✔ Proses heat treatment sesuai standar
✔ Downtime berkurang drastis
🔧 Ketersediaan Spare Part Ready Stock
Salah satu tantangan terbesar industri di Indonesia adalah lamanya waktu pengadaan spare part burner dan heating system dari luar negeri.
BEJO Burner dan PT Indira Mitra Boiler menyediakan berbagai spare part ready stock di Indonesia untuk mempercepat proses perbaikan.
| Spare Part | Status |
|---|---|
| Ignition Electrode | Ready Stock |
| Ignition Transformer FIDA | Ready Stock |
| Flame Detector | Ready Stock |
| UV Scanner Honeywell | Ready Stock |
| Gas Solenoid Valve Dungs | Ready Stock |
| Gas Regulator | Ready Stock |
| Pressure Switch | Ready Stock |
| Servo Motor Siemens | Ready Stock |
| Burner Control Box | Ready Stock |
| Fan Motor | Ready Stock |
| Burner Head Assembly | Ready Stock |
| Gas Multiblock Dungs | Ready Stock |
🚀 Layanan After Sales yang Cepat dan Responsif
Kami memahami bahwa setiap jam downtime dapat menyebabkan kerugian besar.
Karena itu tim service BEJO Burner siap memberikan dukungan teknis secara cepat.
Layanan Kami
- Emergency Breakdown Service.
- Preventive Maintenance.
- Burner Tuning & Combustion Analysis.
- Commissioning & Start Up.
- Annual Maintenance Contract.
- Spare Part Supply.
- Remote Technical Support.
- Training Operator dan Maintenance.
Keunggulan:
✔ Tim teknisi berpengalaman
✔ Respon cepat
✔ Spare part tersedia di Indonesia
✔ Dukungan berbagai merek burner industri
✔ Solusi custom untuk oven, dryer, boiler, dan furnace
📞 Hubungi PT Indira Mitra Boiler – BEJO Burner
Industrial Heating System Specialist
Spesialis Burner, Oven Industri, Dryer Industri, Furnace,Boiler, Thermal Oil Heater, dan Sistem Pemanas Industri.
Office :
Emerald Residence Sepatan Ruko 8i,
Kosambi, Tangerang – Banten
Workshop :
Tangerang – Indonesia
Phone :
(021) 352 95874
WhatsApp :
📱 +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Website :
🌐 www.indiramitraboiler.co.id
🌐 www.burner.co.id
Email :
✉ info@indira.co.id
✉ idmratman@gmail.com
YouTube :
▶ https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia
🔥 BEJO Burner – Solusi Cepat untuk Burner, Oven, Dryer, Furnace, dan Heating System Industri Anda
Ready Stock Spare Part • Fast Response Service • Engineering Support • Nationwide Service Indonesia
